Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara terkait Video Viral Calon Karyawan Berjalan di Atas Api
Advertisement . Scroll to see content

PT Pos Indonesia Targetkan 850 Ribu Pendaftar Baru BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2023

Jumat, 17 Februari 2023 - 17:08:00 WIB
PT Pos Indonesia Targetkan 850 Ribu Pendaftar Baru BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2023
PT Pos Indonesia berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan pada 2023. (Foto: PT Pos Indonesia)
Advertisement . Scroll to see content

Karena pentingnya manfaat BPJS Ketenagakerjaan tersebut, PT Pos Indonesia terus berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Tahun ini PT Pos menargetkan 850 ribu pendaftar baru Jamsostek.

"Target kepesertaan 850 ribu pendaftar baru tahun ini. Naik tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Ini belum transaksi yah, jadi baru untuk pendaftarannya saja. Kalau transaksinya diharapkan bisa jutaan (transaksi) karena mereka akan bayar tiap bulan," kata Haris di sela kegiatan Monev Kerjasama dan Sosialisasi Program Joint Marketing antara BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Pos Indonesia di Working Space Kantor Pos, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2023).

Haris menjelaskan pihaknya memiliki sekitar 4.800-an kantor pos dan 150 ribu agen yang tersebar di seluruh kecamatan di Indonesia. Hal ini menjadi sumber daya penting dalam menjangkau kepesertaan Jamsostek pada tahun ini.

"Jadi kita tidak lihat ini dari sisi bisnis semata. Saya juga udah pernah dengar dan tahu banyak manfaat yang didapatkan dari kepesertaan Jamsostek. Kita ada misi sosial, bagaimana kita bisa bantu masyarakat untuk bisa dapat fasilitas dari Jamsostek," tuturnya.  

Istri dan anak almarhum Hasanudin, menerima uang klaim dari Jamsostek senilai Rp122.498.360 juta. (Foto: MPI/Faisal Rahman)
Istri dan anak almarhum Hasanudin, menerima uang klaim dari Jamsostek senilai Rp122.498.360 juta. (Foto: MPI/Faisal Rahman)

Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah

Haris prihatin dengan nasib pekerja terutama yang bukan berstatus penerima upah. Mereka tergolong pekerja rentan dan ahli warisnya tidak mendapatkan apa-apa, jika pekerja tersebut menjadi korban kecelakaan kerja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut