Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pandji Dilaporkan ke Polisi, PDIP: Harusnya Humor Direspons dengan Humor
Advertisement . Scroll to see content

Puan Maharani Berpeluang Besar Ketua DPR, Hasto: Tinggal Putusan Final Bu Mega

Sabtu, 28 September 2019 - 17:35:00 WIB
Puan Maharani Berpeluang Besar Ketua DPR, Hasto: Tinggal Putusan Final Bu Mega
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. (Foto: dok. iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Jelang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 pada 1 Oktober 2019, nama Ketua DPR belum juga ditentukan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Kendati demikian, nama Puan Maharani menjadi kandidat terkuat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengakui, Puan memiliki peluang besar untuk menempati posisi tersebut. Hanya, keputusan final masih menunggu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Mbak Puan tentu saja sebagai kader yang punya pengalaman yang sangat lengkap. Di internal partai, di legislatif, eksekutif. Memiliki kans yang cukup besar. Tapi nanti kita tunggu keputusan Ibu Megawati," ujar Hasto di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019).

Posisi Ketua DPR dipastikan menjadi milik PDIP setelah berhasil mengumpulkan suara terbanyak pada Pemilu 2019 lalu. Dari sembilan parpol yang lolos tersebut, partai berlogo kepala banteng dengan moncong putih itu mencapai 27.053.961 atau 19,33 persen dari suara sah nasional.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri acara gelar budaya Cai Diraga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

Puan Maharani yang juga putri Megawati saat ini menjabat menteri koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Puan kembali terpilih sebagai legislator periode 2019-2024.

Adapun mengenai alat kelengkapan dewan (AKD), Hasto menuturkan, PDIP masih melakukan serangkaian lobi-lobi politik untuk memuluskan posisi yang ditujunya tersebut. Lobi tersebut pastinya dilakukan dengan partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"AKD akan dilakukan lobi-lobi politik, prinsipnya bagi PDIP kami tidak ingin bisa memerintah sendirian. Kami membangun kerja sama politik dengan partai Golkar, PKB, PPP, Nasdem, dan sebagainya," kata dia.

Politikus asal Yogyakarta ini mengaku bahwa partainya masih menyusun nama-nama yang nantinya akan menempati posisi tertentu di AKD. Penyusunan posisi tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lobi politik yang terus berjalan.

Hasto menerangkan, susunan AKD baru dibahas termasuk PDIP mendapat berapa, bagaimana komposisi pimpinan, serta berapa wakil, semuanya masih dikomunikasikan dengan parpol lain.

”Kami berikan mandat kepada Pak Utut sebagai ketua fraksi untuk melakukan lobi politik brsama sekretaris fraksi," ucap Hasto.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut