BOGOR, iNews.id - Haikal Fikri, anak buah kapal (ABK) kapal tanker yang menjadi korban penyanderaanperompak Somalia mengaku selamat setelah berpura-pura mati saat menghadapi ancaman eksekusi, meski kakinya terkena tembakan. Dia kini masih menjalani pemulihan di rumahnya di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa itu terjadi ketika upaya penyelamatan sandera berujung baku tembak antara tentara Somalia dan para perompak. Haikal melompat dari bagian dek kapal setelah ditembaki, lalu terjatuh sekitar 2-3 meter ke bagian bawah kapal.
Kesaksian ABK asal Bogor Selamat dari Eksekusi Perompak Somalia setelah Pura-Pura Mati
Peluru mengenai kaki Haikal dan bagian mesin crane. Dalam kondisi terluka, dia memilih tidak bergerak dan berpura-pura sudah meninggal agar para perompak tidak kembali menembaknya.
Haikal kemudian ditinggalkan para perompak setelah tubuhnya ditutupi kain. Meski berhasil selamat dari situasi tersebut, dia masih harus menjalani perawatan akibat luka tembak yang dialaminya.
Disandera Bajak Laut Somalia Berbulan-bulan, 4 WNI Tiba Selamat di Tanah Air
Sementara itu, empat ABK warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang turut disandera telah dipulangkan ke Tanah Air oleh Kementerian Luar Negeri. Mereka kembali dalam keadaan selamat setelah sekitar lima bulan disekap oleh perompak Somalia.
Editor: Donald Karouw