Purbaya Dicopot dari Menkeu, Tenaga Ahli Bakom Ibaratkan Mbappe Cetak Gol lalu Diganti
Dia menambahkan, jika merujuk pada rentang 2014 hingga 2024 dengan mengecualikan masa pandemi, rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,07 persen. Dari indikator tersebut, kata Fithra, Purbaya telah menorehkan "gol" yang signifikan bagi perekonomian negara.
Dari sisi fiskal, Fithra juga memastikan tidak ada persoalan mendasar. Berdasarkan laporan semester I APBN, pendapatan negara atau revenue tercatat mencapai Rp1.459 triliun atau tumbuh 21,4 persen secara year-on-year (yoy).
Sementara itu, belanja negara tercatat sebesar Rp1.656 triliun dengan pertumbuhan 17,8 persen secara yoy. Kapasitas fiskal tersebut, lanjut Fithra, bahkan diakui dan dicatat oleh lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings.
Fithra menjelaskan perombakan di tengah jalan merupakan kebutuhan strategi tim dan sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto selaku "pelatih" di kabinet.
Dia menyebut arah kebijakan pemerintah saat ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga merujuk pada patron ekonomi Prof. Soemitro Djojohadikusumo yang ditekankan Presiden. Fokus tersebut mencakup tiga pilar utama, yakni pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan stabilitas nasional.