Purbaya Sebut Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Picu Pemulihan Penjualan Mobil-Motor
Menurutnya, pemulihan tersebut bukan terjadi secara kebetulan. Setelah melihat perlambatan penjualan, pemerintah mengevaluasi efektivitas penempatan dana sebesar Rp200 triliun dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke perbankan yang dilakukan pada awal tahun guna menjaga likuiditas.
"Banyak orang bilang itu enggak ada gunanya. Kalau ada yang ngomong begitu, Anda harus mengerti bahwa dia enggak mengerti ekonomi. Karena begitu kita gelontorkan (penempatan dana di bank himbara), ini mulai naik nih (penjualan mobil)," tuturnya.
Purbaya menjelaskan, pada pertengahan Juni perbankan kembali menyampaikan kekhawatiran mengenai tekanan likuiditas.
Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah memutuskan mempertahankan penempatan dana Rp200 triliun hingga akhir tahun, sekaligus menambah lagi Rp200 triliun sehingga total dana yang ditempatkan mencapai Rp400 triliun.
"Mungkin akan saya perpanjang sampai tahun depan. Terus saya tambah lagi Rp200 triliun dari uang saya yang ada di BI yang nganggur. Itu untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga dan sistem finansial kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat," ucapnya.