Purbaya soal IHSG Anjlok ke Level Terendah sejak 2021: Jangan Takut, Fundamental Ekonomi Bagus
Lebih lanjut, dengan modal kestabilan struktur ekonomi tersebut, Purbaya bahkan memproyeksikan nilai tukar rupiah memiliki peluang besar untuk menguat signifikan hingga menyentuh level Rp10.000 per dolar AS di masa mendatang.
Kemerosotan IHSG hingga terlempar ke bawah ambang psikologis level 6.000 menempatkan bursa saham Indonesia sebagai indeks dengan performa paling lemah di regional Asia pada perdagangan kemarin.
Kejatuhan yang signifikan tersebut membuat pasar saham domestik masuk ke dalam jajaran indeks berkinerja terburuk di dunia (worst performing index).
Posisi pelemahan tajam IHSG ini kemudian diikuti oleh beberapa bursa saham global lainnya yang juga mendarat di zona negatif, antara lain:
- Swiss Market Index / SWI (Swiss): Terkoreksi hingga 2,57 persen
- Hang Seng (Hong Kong): Mengalami penurunan sebesar 1,56 persen
- S&P/CLX IPSA / CLP TR (Chile): Melemah di angka 1,48 persen
- Dubai Financial Market General Index (UEA): Merosot sebesar 1,11 persen
- MSX30 Index (Oman): Jatuh sedalam 1,05 persen
- EGX 30 INDEX (Mesir): Mengalami penyusutan 1,04 persen
- DAX 40 GER40 (Jerman): Ditutup melemah sebesar 0,97 persen.
Editor: Aditya Pratama