Purbaya soal Kritik ke Pertamina Bangun Kilang Baru: Itu Kewajiban Mereka
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara usai menyoroti lambannya Pertamina membangun kilang minyak baru. Dia mengklaim pernyataan tersebut tidak bermaksud tendensius dan menyerang perusahaan minyak milik negara itu.
Purbaya menyatakan pembangunan kilang merupakan kewajiban Pertamina. Dia hanya ingin memastikan pelaksanaannya dipercepat.
"Oh, itu memang kewajiban mereka. Jadi gak ada silang pendapat. Hanya memastikan kalau mereka punya rencana dijalankan dengan cepat," kata Purbaya saat dijumpai pada Rabu (1/10/2025).
Sebelumnya dalam rapat bersama DPR, Purbaya menyatakan proyek pembangunan kilang sebenarnya bisa dijalankan. Akan tetapi, menurut dia, Pertamina malas-malasan menjalankan proyek tersebut.
“Jadi kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau kita enggak bisa bikin proyeknya, cuma Pertamina-nya malas-malasan aja,” ujar Purbaya.
Purbaya juga menekankan pentingnya efisiensi, pengurangan biaya operasional, dan percepatan proyek energi baru terbarukan seperti PLTS.
Dia menjelaskan pemerintah siap memberikan dukungan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk memastikan subsidi listrik bisa ditekan tanpa membebani anggaran.
Sementara itu, PT Kilang Pertamina Internasional memastikan progres pembangunan kilang di Balikpapan sudah mencapai 96,5 persen. Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) itu memasuki tahap uji coba.
"RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe memasuki fase krusial menuju tahap uji coba peralatan dan awal pengoperasian kilang," ujar Direktur Utama Kilang Pertamina Internasional Taufik Aditiyawarman dalam keterangannya.
Editor: Rizky Agustian