Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo soal Gejolak IHSG: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat dan Tangguh
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Yakin IHSG Senin Tak akan Kebakaran, Ini Alasannya

Minggu, 01 Februari 2026 - 09:47:00 WIB
Purbaya Yakin IHSG Senin Tak akan Kebakaran, Ini Alasannya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan anjlok saat pembukaan perdagangan bursa pada Senin (2/2/2026). Purbaya meyakini setelah gejolak emosional mereda, para pelaku pasar akan kembali fokus pada fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kokoh.

Dia menepis spekulasi IHSG akan kembali merosot tajam atau kebakaran. Sebaliknya, dia melihat posisi IHSG saat ini justru memberikan ruang yang luas bagi investor untuk mengambil posisi sebelum terjadi penguatan kembali.

"Enggaklah (IHSG kebakaran), pasti naik lah. Pasti naik. Enggak, pasti naik. Kenapa lu bilang kebakaran? Tapi gak apa-apa, kita masih 83 ya. Artinya ruang ke depan masih terbuka, luas untuk naik," ujar Purbaya di Jakarta, dikutip Minggu (1/2/2026).

Dia meminta para investor dan masyarakat luas untuk tetap tenang menghadapi pembukaan perdagangan bursa pekan depan. Meski pasar modal baru saja diguncang oleh pengunduran diri massal petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pascainsiden trading halt, Purbaya menjamin operasional bursa tetap berjalan normal dan stabil.

Purbaya menegaskan sistem organisasi di tubuh regulator telah memiliki mekanisme otomatis untuk menangani kekosongan jabatan, sehingga tidak akan ada kekacauan manajemen yang perlu dikhawatirkan.

"Kenapa orang takut? Mereka takut adanya ada kekacauan di manajemen bursa ketika di bawah mundur. Tapi kan dengan sistemnya sudah cukup baik. Ada sistem otomatis yang langsung bisa menggantikan direktur yang ada dari direksi yang ada, dengan cepat dan itu berjalan dengan baik," kata Purbaya.

Purbaya juga mengaitkan optimisme bursa dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius di angka 6 persen.

"Tahun ini mungkin ekonominya bisa tumbuh. Bisa saya dorong mendekati 6 persen. Harusnya bursanya akan naik, jadi Anda gak usah khawatir," tambah Purbaya.

Meski pun dinamika pasar keuangan tidak pernah lepas dari risiko, bendahara negara ini menilai kemungkinan terjadinya tekanan besar dalam waktu dekat sangatlah kecil. Respons cepat pemerintah dalam merombak kebijakan di BEI dan OJK dianggap sebagai sinyal kuat bagi dunia internasional bahwa Indonesia serius menjaga integritas pasarnya.

"Saya pikir peluangnya kecil fondasi bagus, kinerja kita respons Kebijakan dari bursa maupun OJK cepat Gak ada kacauan, harusnya ini akan merupakan modal yang kuat sekali, untuk tumbuh lebih kencang. Tapi saya pikir akan dinamis, tapi trend ke atas masih akan terbuka lebar," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut