Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Qodari Ungkap Misi Prabowo saat Berkunjung ke Rusia dan Bertemu Putin
Advertisement . Scroll to see content

Qodari: Sebelum ke Luar Negeri, Prabowo Pastikan Persoalan di Indonesia Tertangani

Selasa, 08 September 2026 - 08:21:00 WIB
Qodari: Sebelum ke Luar Negeri, Prabowo Pastikan Persoalan di Indonesia Tertangani
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari (dok. Bakom)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memastikan penanganan berbagai persoalan di dalam negeri berjalan dengan baik sebelum menjalankan agenda kunjungan ke Rusia beberapa waktu lalu. Langkah itu dilakukan di tengah sejumlah tantangan domestik, termasuk bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, Prabowo memahami berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari harga kebutuhan pokok, lapangan kerja hingga bencana alam.

"Karena itu sebelum melakukan kunjungan ke luar negeri Presiden Prabowo selalu memastikan lebih dulu bahwa semua persoalan di dalam negeri sudah ditangani dengan baik," kata Qodari, dalam keterangannya, dikutip Selasa (8/9/2026).

Qodari mencontohkan sejumlah agenda Prabowo dalam memantau langsung penanganan bencana dan karhutla sebelum melakukan kunjungan ke luar negeri.

Pada 22 Agustus 2026, Prabowo terbang ke Kalimantan Barat. Di sana, Presiden menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri, pimpinan lembaga, jajaran pemerintah daerah, serta meninjau langsung penanganan karhutla untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai kondisi di lapangan.

Prabowo kemudian melanjutkan kunjungan ke Kalimantan Tengah untuk kembali mengecek sekaligus memimpin penanganan karhutla. Pada 24 Agustus 2026, Presiden berkunjung ke Riau dan Palembang untuk memimpin rapat serta memastikan penanganan karhutla berjalan.

Lalu pada 26 Agustus 2026, Prabowo mendatangi Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa. Presiden sekaligus memastikan bantuan dan penanganan pascabencana berjalan dengan baik.

Menurut Qodari, rangkaian agenda tersebut menunjukkan persoalan dalam negeri tetap menjadi perhatian Presiden, meski di saat yang sama pemerintah menjalankan diplomasi di tingkat internasional.

"Pemerintah memahami bahwa publik kerap bertanya, apa manfaat langsung dari kunjungan luar negeri Presiden ke Rusia beberapa hari lalu?" ujar Qodari.

Dia menilai pertanyaan tersebut wajar, mengingat kunjungan Presiden ke Rusia berlangsung ketika Indonesia juga menghadapi sejumlah tantangan domestik, termasuk gempa bumi di NTT serta karhutla di sejumlah provinsi.

Namun, Qodari menegaskan agenda luar negeri Presiden juga diarahkan untuk memperjuangkan kepentingan nasional dan mencari peluang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Bagi Presiden Prabowo, setiap agenda kunjungan luar negeri selalu diarahkan sebagai bagian dari upaya mencari solusi, membuka peluang ekonomi, dan membawa manfaat nyata kembali ke Indonesia," katanya.

Qodari menjelaskan, semakin banyak peluang ekonomi yang dibuka melalui diplomasi, semakin besar pula potensi investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan industri nasional, hingga ketahanan ekonomi Indonesia.

Hal itu, menurut dia, tercermin dalam kunjungan Prabowo ke Rusia dan kehadirannya dalam forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Dalam forum tersebut, Presiden mengajak pelaku usaha global untuk berinvestasi dan menciptakan nilai tambah di Indonesia. Prabowo juga mendorong Rusia menggandakan nilai perdagangan bilateral apabila kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia resmi berlaku.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut