Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ajukan Praperadilan lagi, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Minta Dibebaskan dari Kasus MBG
Advertisement . Scroll to see content

Rapat Bareng Pimpinan BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:46:00 WIB
Rapat Bareng Pimpinan BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG
Rapat Koordinasi (Rakor) Mendagri Tito Karnavian bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan para kepala daerah untuk mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia meminta para kepala daerah mempermudah perizinan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hal itu diungkapkan Tito saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dan para kepala daerah secara virtual dari Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Rapat itu merupakan tindak lanjut keinginan BGN untuk berkolaborasi dengan kepala daerah.

"Otomatis, dari Kemendagri mendukung untuk memfasilitasi komunikasi itu. Pemerintah daerah diminta untuk ikut terlibat dalam program makan bergizi gratis," ujar Tito usai rapat.

Tito mengingatkan, sudah ada Surat Edaran (SE) bagi kepala daerah untuk mendukung program MBG. Salah satunya, dengan memberikan kemudahan perizinan bagi dapur MBG dan penerbitan SLHS. 

"Saya juga sudah menyampaikan saya FU dengan SE, di antaranya adalah untuk kepala daerah, seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota ya, memberikan kemudahan masalah perizinan termasuk mengklasifikasikan para perangkat daerahnya yang terkait, dari Dinas Kesehatan, pemenuhan SLHS," ucap Tito.

Mendagri juga meminta Dinas Pendidikan di masing-masing daerah untuk mengawasi program dan mendata anak penerima manfaat. Selain itu, Dinas Kesehatan di daerah diminta mengawasi SLHS dari SPPG yang ada.

"Karena program bukan hanya untuk meningkatkan gizi, dan mencegah stunting, kepala daerah itu punya indikator mereka untuk... ya, pada masyarakat, menaikkan popularitas, elektabilitas, kemudian juga dinilai oleh publik, dinilai oleh media, dinilai juga oleh kami. Itu indikatornya di antaranya menekan stunting, naik atau turun," ucap Tito.

Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono menegaskan, pihaknya ingin tak ada kasus keracunan MBG di daerah. Pihaknya tengah memperbaiki tata kelola MBG agar tak ada kasus keracunan.

"Oleh karena itu, di rapat koordinasi ini kami secara khusus itu kira-kira kalau diintisari-kan adalah kami BGN siap berkolaborasi, siap berkoordinasi dengan semua pihak, terkhusus adalah kepala daerah, termasuk juga masyarakat umum, dan khusus lagi adalah orang tua siswa yang ada di sekolah masing-masing," ucap Sudaryono.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut