Ratusan Personel Batalyon Intai Amfibi dan Komando Pasukan Katak TNI AL Amankan Pelabuhan

Antara ยท Kamis, 28 November 2019 - 15:34 WIB
Ratusan Personel Batalyon Intai Amfibi dan Komando Pasukan Katak TNI AL Amankan Pelabuhan

Pasukan Kopaska Koarmada I melakukan penyergapan saat melakukan Latihan Operasi Dukungan Integrasi Pasukan Khusus Laut Tahun 2019 di di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (28/11/2019). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL di bawah jajaran Koarmada I menggelar latihan anti-teror di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/11/2019). Latihan tersebut digelar untuk mengantisipasi terjadinya tindakan terorisme, terutama di wilayah maritim.

Latihan melibatkan 467 personel dan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista). Mulai dari kapal perang (KRI), kapal Angkatan Laut (KAL), Searider, perahu karet dan Heli Bell 412.

"Tidak hanya personel yang dilibatkan dalam latihan anti-teror ini," ujar Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Muhammad Ali di sela-sela kegiatan latihan di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/11/2019).

Dia menuturkan, objek vital yang ada di wilayah kemaritiman seperti pelabuhan harus dilindungi dari bahaya atau ancaman terorisme. Terutama, terorisme maritim.

"Dalam latihan tadi, pasukan melakukan VBSS (Visit, Board, Search and Seizure) dan melakukan penjinakan bom yang seolah-olah dipasang oleh teroris," katanya.

Dalam latihan tersebut, personel diharuskan bergerak cepat, silent, senyap dan cepat melumpuhkan pengacau keamanan, termasuk terorisme. Dia menginginkan pasukan di bawah kepemimpinannya harus selalu siap dari segala ancaman terorisme. "Khususnya terorisme maritim," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi