Realisasi KPR Subsidi FLPP Tembus 278.865 Unit di 2025, Didominasi Gen Z dan Milenial
JAKARTA, iNews.id - Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang tahun 2025 mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Realisasi penyaluran menyentuh 278.865 unit rumah tapak.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengatakan, realisasi tersebut dengan nilai pembiayaan sebesar Rp34,6 triliun. Capaian ini menjadikan tahun 2025 sebagai tahun dengan realisasi tertinggi sejak program FLPP dijalankan.
"Tentu kita tidak bekerja sendirian, banyak ekosistem yang mendukung kita untuk pencapaian yang luar biasa di tahun 2025 ini," kata Heru dalam acara Silaturahmi Koordinasi awal Tahun Ekosistem Perumahan bersama Menteri PKP di Jakarta," Kamis (15/1/2026).
Dia menambahkan, secara akumulatif sejak tahun 2010 hingga 2025, total KPR subsidi yang telah disalurkan mencapai 1,87 juta unit. Meski demikian, penyaluran rumah susun masih sangat terbatas, yakni baru tiga unit sepanjang 2025.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang akan dikejar pada tahun 2026 seiring dorongan penguatan hunian vertikal, terutama di wilayah perkotaan.
Dari sisi usia penerima manfaat, program KPR subsidi FLPP paling banyak diakses oleh generasi muda. Kelompok usia 19 hingga 30 tahun yang didominasi Gen Z menyumbang 62,03 persen dari total realisasi, disusul kelompok usia 31 hingga 40 tahun atau generasi milenial sebesar 26,72 persen.
Sementara itu, penerima berusia di atas 41 tahun tercatat sebesar 11,23 persen. Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan hunian pertama paling besar masih berasal dari kelompok usia produktif yang sedang membangun kehidupan keluarga dan karier.
Berdasarkan segmen pekerjaan, pekerja swasta menjadi penerima KPR FLPP terbesar dengan kontribusi 73,63 persen dari total penyaluran. Selanjutnya, diikuti wiraswasta sebesar 14 persen, pegawai negeri sipil 7,47 persen, anggota TNI dan Polri 1,94 persen, serta kategori pekerjaan lainnya sebesar 2,9 persen.