Realisasi KPR Subsidi FLPP Tembus 278.865 Unit di 2025, Didominasi Gen Z dan Milenial
Jika dilihat dari profesi, buruh menjadi kelompok penerima terbanyak dengan total 44.077 unit atau setara pembiayaan Rp5,4 triliun. Selain buruh, penerima KPR subsidi juga berasal dari tenaga kesehatan, Polri, perawat, petani, bidan, wartawan, nelayan, asisten rumah tangga, hingga pegawai kementerian dan lembaga yang bekerja sama dengan BP Tapera.
Penyaluran KPR subsidi FLPP sepanjang 2025 turut didukung oleh sejumlah bank penyalur, antara lain BTN, BTN Syariah, BRI, Mandiri, BSI, serta BPD Jawa Barat dan BPD Banten.
Dari sisi wilayah, realisasi tertinggi tercatat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Barat.
Selain perbankan, dukungan juga datang dari berbagai asosiasi pengembang seperti REI, Apersi, Himpera, Apernas, dan Asprumnas yang aktif membangun rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan penyaluran FLPP minimal mencapai 350 ribu unit. Heru menegaskan bahwa seluruh ekosistem perumahan, khususnya para pengembang, diharapkan terus meningkatkan kinerja dan kualitas pembangunan rumah subsidi.
"Sesuai arahan Pak Menteri PKP, jangan ada segemen MBR apapun yang ditinggalkan, Pak Menteri mendorong unutk melakukan sosialisasi masif, ke seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama