Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cahaya Muda Indonesia Sukses Lahirkan Dai Muda Berbakat dan Membanggakan
Advertisement . Scroll to see content

"Realita" Live di iNews dan RCTI+ Rabu Pukul 15.00: Menyiksa Keluarga karena Tekanan Ekonomi Pandemi

Rabu, 06 Januari 2021 - 14:25:00 WIB
Ragam penyiksaan dalam keluarga, akan hadir dalam “Realita” Rabu, 6 Januari 2021 pukul 15.00 WIB. (Foto: MNC Media).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. 

Masyarakat juga masih berkegiatan di rumah untuk belajar, bekerja, maupun beribadah. Rutinitas masyarakat yang lebih banyak di rumah menimbulkan masalah baru dalam keluarga. Salah satunya adalah terjadinya tindak kekerasan. 

Data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menunjukkan, kasus KDRT menjadi kasus kekerasan yang paling banyak dilaporkan. Dari 319 kasus kekerasan yang dilaporkan, dua pertiga-nya (213 kasus) merupakan kasus KDRT.

Masih terkait tindak KDRT,  seorang warga Langkat, Sumatra Utara, tega menganiaya istri dan dua anaknya. Video penganiayaan itu viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pelaku mengamuk dan menganiaya anaknya yang berusia 15 tahun. 

Video itu direkam seorang bidan desa yang kebetulan berada di rumah pelaku, mengobati anak ketiga pelaku yang juga menjadi korban penyiksaan. Pelaku menganiaya istri dan anaknya, karena tertekan akibat himpitan ekonomi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut