Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala Bappisus Buka Suara soal Heboh TNI Siaga 1 gegara Konflik Timur Tengah 
Advertisement . Scroll to see content

Relawan Ganjar Korban Penganiayaan Oknum TNI Ngaku Tak Geber Knalpot, tapi Langsung Dipukul

Minggu, 07 Januari 2024 - 16:15:00 WIB
Relawan Ganjar Korban Penganiayaan Oknum TNI Ngaku Tak Geber Knalpot, tapi Langsung Dipukul
Peristiwa penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua relawan korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali, Slamet Andono dan Arif Diva buka suara terkait peristiwa nahas yang dialami pada Sabtu (30/12/2023) lalu. Slamet mengatakan, saat itu dia bersama satu rekannya hendak pulang setelah menghadiri acara relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Ketika berhenti di lampu merah, dua oknum TNI langsung menghampiri dan memukulnya. 

"Saya pulang dua motor, pokoknya saya pulang cuma dua motor sama Mas Fergi, dua motor itu. Kebetulan di lampu merah, posisi lampu merah saya berhenti langsung dihampiri sama dua orang," kata Slamet kepada iNews.id, dikutip Minggu (7/12/2024). 

Saat itu, kata Slamet, dua oknum TNI tersebut langsung memukul dan membawanya masuk ke pos jaga. Slamet mengaku memang menggunakan knalpot bising tetapi tidak digeber-geber seperti yang dituduhkan.

"Memang knalpotnya bising tapi tidak sempat geber-geber. Dihampiri dua orang, nggak ada dialog, nggak ada kata apa-apa, langsung saya dipukulin, saya jatuh terus saya dimasukkan ke pos penjagaan," ucapnya. 

Satu korban lain yakni Arif Diva mengatakan, dirinya juga dianiaya tanpa penjelasan. Padahal, Arif menaiki motor dengan pelan. Namun, beberapa oknum TNI menghampiri dan langsung melayangkan pukulan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut