Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pimpinan KPK Ungkap Hipotesis Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie: Peringatan buat yang Lain
Advertisement . Scroll to see content

Relawan Prabowo: Penanganan Kasus Febrie dan Kematian Sutrimo Bikin Masyarakat Puyeng

Rabu, 05 Agustus 2026 - 22:23:00 WIB
Relawan Prabowo: Penanganan Kasus Febrie dan Kematian Sutrimo Bikin Masyarakat Puyeng
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan, menilai penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah, serta kematian Sutrimo telah menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Sebab, kedua perkara itu belum menemukan kejelasan.

Menurut dia, kasus tersebut seharusnya dapat diungkap secara terang. Jika terus berlarut, dia khawatir lambannya kinerja aparat penegak hukum akan berdampak pada citra pemerintah.

"Dalam bulan pertama ini kan kita sudah berapa minggu, hampir satu bulan lebih, kita disuguhi adegan-adegan, drama-drama yang konyol. Dari mulai kasus Dadan belum selesai muncul kasus Febrie. Febrie belum selesai muncul satu lagi, meninggalnya Pak Sutrimo yang sebenarnya penuh dengan misteri, penuh dengan hal-hal yang mencurigakan," ujar  dalam program Rakyat Bersuara bertajuk  "Emas, Uang & Kematian di Kasus Eks Jampidsus" di iNews, Rabu (5/8/2026).

"Jadi orang-orang pintar saat ini berhasil membuat puyeng masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Iwan menilai ketidakjelasan penyelesaian kasus-kasus tersebut berpotensi memicu kemarahan publik terhadap pemerintah. Dia mempertanyakan apakah pihak-pihak terkait membantu Presiden Prabowo Subianto atau justru merugikan citra pemerintah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut