Remaja Tewas Tertembak di Makassar, Polri Pastikan Terus Evaluasi Senpi Anggota
“Di situ lalu mencegat orang-orang yang jalan, lalu mendorong orang di jalan juga melukai hingga menendang ya, jadi tindakan-tindakannya ini sangat meresahkan warga masyarakat,” ujarnya di Mapolrestabes Makassar dikutip dari iNews Celebes, Rabu (4/3/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, korban disebut sedang melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor. Polisi kemudian berupaya melakukan penangkapan disertai tembakan peringatan.
“Sehingga begitu Iptu N turun dari mobil langsung melakukan penangkapan, pegang pelaku sambil mengeluarkan tembakan peringatan,” katanya.
Setelah sebagian besar remaja melarikan diri, korban sempat berusaha melepaskan diri dari petugas. Dalam kondisi tersebut, senjata yang masih dipegang Iptu N kembali meletus dan mengenai tubuh korban.
“Kemudian Betrand berusaha untuk melarikan diri, berusaha meronta dan ketika meronta, pistol yang masih dipegang oleh Iptu N itu meletus dengan tidak sengaja terkena bagian tubuh belakang,” kata Kombes Arya.
Korban kemudian segera dievakuasi ke Rumah Sakit Grestelina Makassar untuk mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Namun setibanya di rumah sakit rujukan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Polisi menduga korban meninggal akibat luka tembak yang menyebabkan pendarahan hebat.
Editor: Rizky Agustian