Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arab Saudi Eksekusi Mati Pria-Wanita karena Berbuat Asusila di Masjid Kota Makkah
Advertisement . Scroll to see content

Respons Anak Zulhas Zita Anjani Dihujat gegara Nge-starbucks di Makkah: Jangan Nanggung kalo Mau Support Palestina

Rabu, 24 April 2024 - 20:29:00 WIB
Respons Anak Zulhas Zita Anjani Dihujat gegara Nge-starbucks di Makkah: Jangan Nanggung kalo Mau Support Palestina
Anak Zulhas, Zita Anjani, memamerkan gelas kopi berlogo Starbucks di depan Ka"bah di Instagram. Unggahan itu dibanjiri kecaman netizen. (Foto: @zitaanjani/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

"mati hatinya mbak," tulis revydiaz13.

Respons Zita Anjani Dihujat Netizen

Tidak tinggal diam, Zita Anjani merespons kecaman dan hujatan netizen atas fotonya "ngopi Starbucks" tersebut. Dalam postingan terbarunya, Zita mengkritik netizen yang disebutnya sibuk berkomentar hanya karena satu brand padahal masih banyak yang harus diperhatikan jika memang ingin mendukung sepenuhnya Palestina. 

"Jangan slide kalo kalian baperan dan belum siap buat terima kenyataan. Sibuk huru-hara cuma karena satu brand, padahal masih banyak yang harus diperhatiin kalo emang mau full support," tulis Zita yang memposting nama-nama brand yang dianggap mendukung Israel.

Zita justru meminta netizen untuk mengecek barang-barang di rumah masing-masing yang seharusnya diboikot jika memang ingin mendukung Palestina. Banyak barang atau produk yang sehari-hari digunakan warga Indonesia dari brand pendukung Israel yang dinilai seharusnya diboikot. 

"Coba cek di rumah, masih ada gak barang-barang yang harusnya kalian teriakkan “boikot” juga? Padahal dalam Islam sendiri sudah jelas, mana yang haram dan halal dikonsumsi."

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu pun mengingatkan netizen supaya tidak "nanggung" jika memang ingin mendukung Palestina. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut