Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekspresi Noel Ebenezer Dengarkan Keterangan Saksi Kasus Dugaan Pemerasan
Advertisement . Scroll to see content

Respons Noel Ebenezer soal Eks Menaker Ida Fauziyah Disebut Terima Uang Pemerasan K3

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:24:00 WIB
Respons Noel Ebenezer soal Eks Menaker Ida Fauziyah Disebut Terima Uang Pemerasan K3
Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer (Noel). (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel merespons keterangan saksi yang mengungkapkan dugaan aliran dana kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 ke Menaker 2019-2024 Ida Fauziyah. Uang itu disebut berjumlah Rp50 juta.

Hal ini diungkapkan Noel saat disinggung perihal partai politik yang menerima aliran uang pengurusan sertifikat K3. Dia enggan menyebut gamblang pihak yang menerima aliran dana tersebut.

"Saya tidak mau menyebut itu ya, yang menyebutkan jaksa dan saksi. Saya belum menyampaikan itu," ujar Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Kendati demikian, dia mengajak publik untuk menyaksikan proses persidangan tersebut. Pasalnya, kata dia, fakta sidang soal aliran uang panas itu sudah mengerucut.

"Tapi kawan-kawan ikuti aja sebetulnya fakta persidangan itu sudah mengerucut ke apa yang menjadi pertanyaan kamu tuh," ucap Noel.

Saat disinggung partai yang menerima aliran dana, Noel enggan mengungkap.

"Saya enggak mau menyebut partai," tutur dia.

Sebelumnya, salah satu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemnaker Dayoena Ivon Muriono menyebut ada aliran uang sebesar Rp50 juta terkait kasus pemerasan sertifikasi K3 ke mantan Menaker Ida Fauziyah.

Ivon menjelaskan uang tersebut dititipkan kepadanya dari terdakwa Hery Sutanto yang merupakan mantan Direktur Bina Kelembagaan Kemnaker untuk diserahkan ke Ida.

"Uang tersebut, Pak Hery meminta saya untuk menyampaikan kepada Bu Dirjen dan nantinya ditujukan kepada Ibu Menteri. Saat itu Ibu Ida Fauziyah," ujar Ivon saat bersaksi dalam sidang lanjutan pekan lalu.

Dia menjelaskan, Hery menyampaikan hal itu melalui sambungan telepon. Setelahnya, uang pun dikirimkan kepadanya melalui seseorang yang bernama Gunawan.

Meski tidak mengetahui tujuan uang tersebut diberikan kepada Ida, namun Ivon mengetahui uang tersebut diberikan dalam mata uang euro pada amplop coklat.

"Ada bukti penukaran sebesar Rp50 juta dalam bentuk euro. Saya tahu isi dalam amplopnya," ungkapnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut