Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Siapkan Rekayasa Lalin di Jalan Tol hingga Arteri saat Arus Mudik 2026
Advertisement . Scroll to see content

Respons Tagar Percuma Lapor Polisi, Kapolri: Kita Terima Kritik Masyarakat untuk Berbenah

Jumat, 17 Desember 2021 - 15:33:00 WIB
Respons Tagar Percuma Lapor Polisi, Kapolri: Kita Terima Kritik Masyarakat untuk Berbenah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak jajarannya menerima masukan dan kritik masyarakat untuk berbenah. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons sejumlah tagar di media sosial yang mengkritik kinerja polisi. Dia pun mengajak jajarannya untuk berbenah.

Beberapa tagar yang viral di media sosial yaitu #PercumaLaporPolisi dan #SatuHariSatuOknum. Kapolri menilai tagar tersebut muncul karena ada kesalahan terkait pelayanan masyarakat. 

"Kenapa ini saya sampaikan, akhir-akhir ini muncul banyak fenomena yang muncul di media sosial yang tentunya ini menjadi bagian yang harus kita cermati. karena ini bagian dari tugas dari rekan-rekan untuk evaluasi apa yang terjadi menyebabkan fenomena ini," ujar Listyo dalam acara Rakor Anev Itwasum Polri 2021 secara virtual di kanal YouTube Divisi Humas Polri, Jumat (17/12/2021).

Kapolri kemudian meminta jajarannya melakukan evaluasi. Dia menyebut, semua penilaian dari masyarakat harus diterima sebagai bagian dari kritik serta evaluasi bagi jajaran kepolisian. 

"Saat ini muncul 'No Viral No Justice', jadi kalau tidak diviralkan maka hukum tak berjalan. Mereka membuat suatu perbandingan bagaimana kasus yang dimulai diviralkan, dibandingkan kasus yang dimulai dengan dilaporkan dalam kondisi biasa," tuturnya.

Oleh sebab itu, Sigit meminta seluruh jajarannya serius mengevaluasi diri. Tujuannya, memperbaiki dan berbenah untuk memenuhi harapan dari masyarakat. Dia juga menyebut lembaganya menghargai setiap kritik dan saran dari masyarakat. 

"Di satu sisi kita harus terima semua persepsi masyarakat sebagai bagian evaluasi, bagian kritik terhadap kita dan tentunya ini adalah waktunya kemudian kita memperbaiki berbenah untuk kemudian melakukan hal lebih baik untuk memenuhi harapan masyarakat," katanya.

"Namun fenomena-fenomena ini tentunya menjadi bagian dari tugas rekan-rekan untuk mengevaluasi di sisi mana yang masih kurang terkait perjalanan organisasi kita, baik secara manajemen atau secara perilaku individu sehingga kemudian ini harus kita perbaiki," tuturnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut