Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Savana Bromo Meluas Hingga 125 Hektar, Petugas Terkendala Medan Terjal dan Angin Kencang
Advertisement . Scroll to see content

RI-Korsel Bangun Pusat Pengendalian Karhutla, Menhut: Asap Kebakaran Bisa sampai Luar Negeri

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 10:47:00 WIB
RI-Korsel Bangun Pusat Pengendalian Karhutla, Menhut: Asap Kebakaran Bisa sampai Luar Negeri
Ilustrasi Menhut mengatakan asap karhutla bisa sampai luar negeri. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) membangun Indonesia Forest and Land Fire Management Center di Daops Manggala Agni Sumatera XVII/OKI, Sumatera Selatan. Pusat pengendalian ini disiapkan untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat perubahan iklim.

“Banyak inisiatif yang akan kita kerja samakan, tapi salah satunya memang memfinalisasi Forest and Land Fire Management Center yang baru saja kita lihat ini. Mudah-mudahan nanti Bapak Park datang ke Indonesia untuk memperpanjang kerja sama, sekaligus meresmikan Forest and Land Fire Management Center yang ada di sini,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Raja Juli, kerja sama Indonesia dan Korea Selatan dalam pengendalian karhutla akan terus diperluas. Dampak kebakaran hutan dapat dirasakan di luar wilayah administrasi tempat kebakaran terjadi, bahkan melintasi batas negara.

Asap karhutla dapat menyebar ke berbagai daerah hingga negara lain atau dikenal sebagai transboundary haze. Kondisi ini membuat pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama antarnegara.

“Karena asap hasil kebakaran hutan itu tidak mengerti wilayah administratif. Kebakarannya di OKI, tapi bisa dirasakan di daerah lain, bahkan sampai luar negeri. Asap itu bisa melampaui lintas batas negara,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut