Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang
Advertisement . Scroll to see content

RI Minta Rusia Setop Rekrutmen WNI Jadi Tentara, Pengamat: Langkah Tepat

Sabtu, 07 November 2026 - 09:09:00 WIB
RI Minta Rusia Setop Rekrutmen WNI Jadi Tentara, Pengamat: Langkah Tepat
Pengamat militer menilai permintaan tersebut menjadi langkah yang dapat ditempuh di tengah informasi 292 WNI yang disebut direkrut menjadi tentara Rusia. (Foto: Ilustrasi/AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia telah menyampaikan permintaan resmi kepada Rusia melalui jalur diplomatik agar menghentikan perekrutan warga negara Indonesia (WNI) ke dalam militer maupun formasi terkait militer lainnya. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya konkret untuk mencegah lebih banyak WNI terlibat dalam perang Rusia-Ukraina.

Pengamat militer Beni Sukadis menilai permintaan tersebut menjadi langkah yang dapat ditempuh pemerintah di tengah informasi mengenai 292 WNI yang disebut direkrut menjadi tentara Rusia untuk berperang melawan Ukraina.

Dia menyebut, pemerintah Indonesia perlu meminta Rusia menghentikan perekrutan, termasuk yang diduga dilakukan oleh pihak ketiga. Terlebih, Bareskrim Polri sebelumnya mengungkap dugaan perekrutan WNI melalui jalur tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Sebenarnya yang paling penting itu adalah bagaimana meminta pemerintah Rusia untuk menghentikan upaya-upaya dari pihak lain dari pihak ketiga, terutama dari yang mungkin orang Rusia untuk menghentikan merekrut warga negara Indonesia untuk jadi tentara Rusia,” ujar Beni dalam keterangannya dikutip, Sabtu (7/11/2026).

Dia menilai, permintaan tersebut semestinya dapat dipenuhi jika pemerintah Rusia memiliki keseriusan untuk menghentikan perekrutan WNI. Sebab, Rusia dinilai memiliki otoritas dan jaringan untuk menindak pihak-pihak yang terlibat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut