Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ajak Kader Berjuang dan Setia kepada Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Roemah Djoeang, Markas Relawan yang Siap Menangkan Prabowo di Pilpres

Senin, 30 Juli 2018 - 00:43:00 WIB
Roemah Djoeang, Markas Relawan yang Siap Menangkan Prabowo di Pilpres
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Koran Sindo/Dok).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Langkah taktis menyongsong kontestasi Pemilihan Presiden 2019 terus disiapkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Selain penjajakan koalisi, rumah pemenangan pun telah disiapkan.

Minggu (29/7/2018) sore, Prabowo meresmikan Roemah Djoeang di Jalan Wijaya I Nomor 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Roemah Djoeang ini disediakan oleh kelompok relawan yang pernah memenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Roemah Djoeang ini didesain sebagai rumah pemenangan Prabowo dan pasangan cawapresnya pada pemilu mendatang.

"Saya hargai konsep Roemah Djoeang. Saya hargai konsep sukarelawan karena ini adalah cara masing-masih untuk memperbaiki kehidupan rakyat kita, untuk mengubah yang tidak benar menjadi benar. Untuk berupaya memperbaiki yang rusak menjadi baik," kata Prabowo saat meresmikan Roemah Djoeang, Minggu (29/7/2018).

Tampak hadir dalam acara ini Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Prabowo berterima kasih atas jerih payah dan pengorbanan para relawan dan juga kader Gerindra yang telah membulatkan tekad untuk memenangkan Pilpres 2019.

Menurut mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD ini, semua elemen berkumpul di Roemah Djoeang karena merasa ada yang tidak beres di negara ini. Sayangnya, ada sebagian elite yang merasa negara ini tidak sakit sehingga pantas diduga mereka sedang menikmati keuntungan dari sakitnya bangsa Indonesia.

"Saya tidak mau berbicara yang keras-keras atau yang pahit-pahit tidak ada. Bangsa Indonesia ingin bicara yang enak-enak, yang baik-baik. Sifat kita, kita ingin kebaikan. Kita kumpul sore-sore begini dalam suasana yang baik dan sejuk," ujarnya.

Karena itu, Prabowo menyerukan kepada pendukungnya yang sudah mengerti perjuangannya untuk datang ke rakyat dan meyakinkan rakyat bahwa nasib dan masa depan rakyat ada di tangan rakyat sendiri.

Dia mengingatkan, pada Pilkada DKI Jakarta 2017, calon yang diusung Gerindra tidak dipandang, bahkan hanya didukung oleh 2 parpol saja. Faktanya, dukungan rakyat telah mengantar Anies-Sandi menang.

"Jadi sekarang kita melihat suasana yang kita rasakan begitu banyak korupsi semua bisa diatur, semua bisa dibeli. Hukum keadilan hanya untuk orang punya duit. Orang kaya," kata dia.

Selain itu, Prabowo juga meminta agar Perjuangan para pendukungnya tidak padam karena adanya tekanan. Dia mencontohkan Neno Warisman yang tetap berani berjuang meskipun mobilnya dibakar di depan rumahnya sendiri. Karena suatu sikap dijamin oleh konstitusi di negara ini.

"Ke depan kita juga akan menghadapi tantangan dan cobaan kita kemarin kurang berhasil di beberapa daerah Jabar, Jateng, konon katanya banyak nama-nama yang nggak jelas dalam daftar pemilih. Jadi usaha untuk Roemah Djoeang sangat penting," ujar mantan Pangkostrad ini.

Ketua Roemah Djoeang Pius Lustrilanang menjelaskan, rumah pemenangan ini berasal dari kelompok relawan yang bergerak saat pemenangan Anies-Sandi di Pilgub DKI. Mereka berasal dari nonpartai dan saat ini bergabung untuk pemenangan Prabowo di pilpres.

"Kita mengandalkan para relawan. Nanti timses akan dibentuk sendiri, sama seperti perjuangan Anies-Sandi ada timses partai koalisi," kata Pius di kesempatan sama. Menurut Pius, jumlah relawan yang tergabung di Roemah Djoeang ada hampir 200 ribu dari seluruh Jakarta.

"Jadi kita bergerak yang jelas memenangkan siapapun nanti yang diputuskan partai. Yang diusung Partai Gerindra dan partai partai koalisi. Hari ini kita tetap yakin pak Prabowo, tinggal kita bicarakan wapresnya siapa," ujarnya.

Bahkan, Pius mengklaim, banyak permintaan dj daerah-daerah untuk meresmikan Roemah Djoeang ini daerag-daerah pasca diresmikannya Roemah Djoeang ini. "Kita masih konsolidasi apakah akan bergerak secara nasional atau Jakarta. Kita tunggu arahan sendiri. Kita bergerak dari tingkat RT dan mengusung suara dari RT," ujarnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut