Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Minta Peru Dukung Indonesia Jadi Anggota OECD
Advertisement . Scroll to see content

Rosan Beri Bocoran Kapan RI Gabung OECD 

Rabu, 08 Oktober 2025 - 12:59:00 WIB
Rosan Beri Bocoran Kapan RI Gabung OECD 
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani memberi sinyal Indonesia berpotensi menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Dia menegaskan, pemerintah terus memperluas keterlibatan Indonesia dalam kerja sama ekonomi global di tengah dinamika geopolitik dunia.

"Karena begitu tingginya dinamika geopolitik, geoekonomi di dunia ini yang harus kita antisipasi dengan cepat. Hopefully kita juga dalam waktu 2-3 tahun ini akan join OECD," kata Rosan di Jakarta International Convention Center, Rabu (10/8/2025).

Rosan menambahkan, langkah menuju keanggotaan OECD sejalan dengan kebijakan pemerintah yang terus membuka diri terhadap berbagai inisiatif ekonomi internasional.

Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam sejumlah kerja sama global menunjukkan komitmen terhadap penguatan posisi ekonomi nasional.

Rosan memberi contoh sejumlah kemitraan dagang yang terus terjalin, seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF), hingga BRICS.

"Jadi kita benar-benar sangat membuka diri, dan kita lihat juga asas manfaatnya untuk ekonomi, untuk perdagangan, untuk sosial, untuk investasi, dan tentunya untuk masyarakat Indonesia sangat-sangat tinggi," tuturnya.

Dia menambahkan, keterbukaan tersebut dilakukan tanpa meninggalkan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Rosan memastikan RI terus menjalin kemitraan dengan berbagai blok ekonomi untuk memperkuat daya saing dan produktivitas nasional.

"Karena sesuai dengan asas dari our foreign policy adalah independent and active," kata dia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut