Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Tinjau Pesawat Tanpa Awak hingga Teknologi Giant Sea Wall Karya BRIN
Advertisement . Scroll to see content

Rosan Menghadap Prabowo, Lapor Danantara Ditawari Saudi Investasi di Bandara Madinah

Kamis, 06 Agustus 2026 - 16:30:00 WIB
Rosan Menghadap Prabowo, Lapor Danantara Ditawari Saudi Investasi di Bandara Madinah
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) DanantaraRosan Roeslani melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke Arab Saudi kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Salah satu poin yang dibahas adalah tawaran kepada Danantara untuk memiliki porsi kepemilikan di Bandara Madinah.

Rosan mengatakan, dalam pertemuan tersebut Prabowo juga meminta perkembangan rencana pembangunan kawasan perkampungan Indonesia seluas 4,4 hektare di Makkah.

"Karena kita juga sudah memproses untuk pemilihan arsiteknya, ilustrasinya seperti apa, bapak minta di-update," kata Rosan kepada wartawan.

Selain itu, Rosan melaporkan hasil pertemuannya dengan Menteri Investasi Arab Saudi Fahad bin Abduljalil Al-Saif. Menurutnya, salah satu pembahasan yang mengemuka adalah peluang kerja sama di sektor pengelolaan Bandara Madinah.

"Di sana kebetulan menteri investasinya juga baru teman saya, ketemu sekalian bertemu juga dengan penasihat raja dan beberapa kerja sama di bidang airport di Madinah salah satunya kita ditawarkan untuk Danantara mempunyai porsi kepemilikan di airport Madinah," ujarnya.

Rosan mengungkapkan, tawaran tersebut disampaikan langsung oleh Kerajaan Arab Saudi. Danantara akan segera menindaklanjuti dengan penjajakan bersama Mada Group atau Mada International Holdings selaku pengelola Bandara Madinah.

"Itu di-offer langsung kepada saya. Kita lagi sedang jajaki, nanti timnya akan segera bertemu dengan timnya dari Mada Group yang mempunyai airport di Madinah tersebut," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyampaikan perkembangan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN kepada Prabowo. Laporan tersebut mencakup penyederhanaan struktur kepengurusan agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan efisien.

Dia juga melaporkan perkembangan program penyederhanaan jumlah perusahaan pelat merah di bawah pengelolaan Danantara. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 274 perusahaan telah masuk dalam proses streamlining.

"Karena sekarang streamlining yang kita sudah lakukan kurang lebih sudah 274 perusahaan per akhir bulan Juli kemarin. Beliau juga minta di-update seperti itu," papar Rosan.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut