Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Tak Hadir Gelar Perkara Khusus Ijazah Palsu di Bareskrim, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Roy Suryo Harap Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi Batalkan Hasil Penyelidikan Bareskrim

Rabu, 09 Juli 2025 - 16:51:00 WIB
Roy Suryo Harap Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi Batalkan Hasil Penyelidikan Bareskrim
Pakar telematika Roy Suryo di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (9/7/2025). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pakar telematika Roy Suryo rampung menghadiri gelar perkara khusus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rabu (9/7/2025) Dia berharap hasil analisis ijazah Jokowi yang disampaikan dapat membatalkan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri

Roy yang dihadirkan sebagai ahli oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) selaku pelapor berharap temuannya dapat dipertimbangkan dan ditelaah kembali oleh kepolisian.

"Kita hanya bisa berharap, kita hanya berdoa, semoga apa yang saya persembahkan untuk TPUA, apa yang kami persembahkan, bisa diterima dan bisa mengubah apa yang kemarin terjadi," kata Roy Suryo di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (9/7/2025). 

Sementara itu, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar yang juga dihadirkan oleh TPUA mengaku kecewa karena ketidakhadiran Jokowi dalam proses gelar perkara khusus itu. Dia juga mempertanyakan sikap Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tidak hadir selaku penerbit ijazah. 

Padahal, kata dia, momen itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menjawab keraguan publik terhadap ijazah Jokowi. 

"Kami sangat kecewa dengan ketidakdatangan dari Pak Jokowi yang membawa ijazah katanya asli, katanya lulusan UGM dan ketidakhadiran pihak UGM yang seharusnya bisa menjelaskan atau memiliki kesempatan untuk meyakinkan publik," tuturnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut