Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:38:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 74 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp18.083 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (28/7/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Kekhawatiran akan gangguan pasokan semakin diperparah setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menargetkan kapal tanker Arab Saudi di jalur perairan vital lainnya, yaitu Selat Bab el-Mandeb.

Namun, prospek kebijakan moneter cenderung fluktuatif bulan ini di tengah situasi yang dinamis di Timur Tengah. Harga minyak sempat melonjak sekitar 20 persen dalam dua minggu saat AS dan Iran saling melancarkan serangan terkait kendali atas Selat Hormuz.

Dari sentimen domestik, ketidakpastian ekonomi dalam negeri usai pengunduran diri Perry Warjiyo secara mendadak sempat direspons negatif oleh pasar karena dalam jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepimpinan yang baru di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, derasnya outflow dana asing serta potensi tren kenaikan suku bunga global.

"Namun, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan," kata Ibrahim.

Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada penunjukkan Gubernur BI yang definitif. Penunjukkan Gubernur BI yang baru yang sesuai dengan harapan pasar serta transisi kepemimpinan yang berjalan lancar, diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut