Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:37:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp18.091 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (14/7/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Selasa (14/7/2026). Rupiah naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp18.091 per dolar AS.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni Presiden Donald Trump akan memberlakukan kembali blokade angkatan laut terhadap Iran setelah pertukaran militer yang diperbarui dengan Teheran. Trump juga mengatakan Washington akan memungut biaya 20 persen pada kargo yang melewati Selat Hormuz untuk menutupi biaya keamanan.

"Militer AS mengatakan akan mulai memberlakukan blokade mulai Selasa, menargetkan lalu lintas kapal yang terkait dengan Iran sambil mengizinkan pengiriman komersial netral untuk terus melewati jalur air tersebut," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Investor tetap khawatir bahwa eskalasi militer lebih lanjut atau tindakan balasan dapat mengganggu aliran dari Teluk, yang dilalui oleh sekitar seperlima konsumsi minyak global, setelah Iran melancarkan serangan drone terhadap aset AS di Kuwait dan menyerang sebuah kapal di Selat Hormuz dengan rudal jelajah, sementara UEA melaporkan bahwa dua kapal tanker mereka diserang di perairan Oman.

Konflik yang kembali memanas ini terjadi setelah pertukaran serangan rudal dan drone antara pasukan AS dan Iran pada akhir pekan, yang secara efektif mengakhiri kesepahaman rapuh yang dicapai bulan lalu yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan di sekitar Selat Hormuz.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut