Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

Selasa, 01 September 2026 - 15:43:00 WIB
Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah ditutup turun 22 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

Pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di Simposium Jackson Hole, bernada hawkish yang memicu kembali ekspektasi bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga paling cepat pada bulan September, serta mendorong lonjakan tajam pada nilai tukar Dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor pendek. 

Dari sentimen dalam negeri, kinerja manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. Kondisi tersebut tecermin dari S&P Global Indonesia Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) yang turun ke level 49,8, dari 50,2 pada Juli 2026.

“Penurunan PMI Manufaktur ke bawah ambang batas 50,0 menunjukkan bahwa kondisi operasional sektor manufaktur kembali mengalami kontraksi setelah sempat mencatatkan ekspansi tipis pada bulan sebelumnya,” ucapnya.

S&P Global mencatat, pelemahan PMI manufaktur pada Agustus terutama dipengaruhi oleh kembali turunnya output dan penyerapan tenaga kerja membalikkan perbaikan yang tercatat pada bulan sebelumnya. Produksi dan ketenagakerjaan manufaktur Indonesia tercatat menurun dalam lima dari enam periode survei terakhir.

Indonesia mencatatkan inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month to month/MtM) pada Agustus 2026, setelah sebelumnya mencatat deflasi 0,14 persen pada Juli 2026.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut