Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Hari Ini Dibuka Kembali Melemah, Nilai Transaksi Sentuh Rp775 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Selasa, 29 September 2026 - 12:42:00 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar
BI memperkuat stabilisasi lewat triple intervention dan insentif instrumen hedging usai nilai tukar rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

Kenaikan yield tersebut turut memicu arus keluar dana dari portofolio negara-negara berkembang. Dari sisi domestik, tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi meningkatnya kebutuhan valas importir menjelang akhir kuartal III.

"Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan yield obligasi," kata dia.

Merespons pelemahan rupiah hingga menembus Rp18.000 per dolar AS, BI menegaskan akan terus menjaga stabilitas pasar valas melalui triple intervention.

"Intervensi akan terus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder," ucapnya. 

Selain intervensi di pasar, BI juga memperkuat stabilisasi melalui peningkatan insentif untuk instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) lindung nilai atau hedging. Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung pendanaan luar negeri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut