Saat Prabowo Kagum Anak Driver Ojol Bisa Orasi Pakai Bahasa Asing: Luar Biasa!
Sekolah Rakyat didedikasikan negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan berasrama gratis. Melalui sekolah itu, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), mendapat kesempatan nyata untuk mengubah masa depan.
Para siswa yang tampil dan mendapat perhatian presiden berasal dari latar belakang keluarga rentan secara ekonomi, dengan orang tua bekerja di sektor informal dan penghasilan terbatas.
Misalnya M Kiendra Lian Damarta, yang membawakan orasi bahasa Inggris, merupakan anak pengemudi ojek online dengan penghasilan fluktuatif. Keluarga tinggal menumpang di rumah kerabat. Sekolah Rakyat membuka jalan bagi Kiendra untuk terus menempuh pendidikan menengah atas.
Kemudian ada Muhammad Nazril Kurniawan yang merupakan anak tunggal dari ayah yang bekerja sebagai cleaning service dengan penghasilan tidak tetap, lalu Nazila Barqiah Harum yang berasal dari keluarga pedagang kecil dengan pendapatan tidak menentu, dan siswa dari keluarga miskin lainnya.
Editor: Reza Fajri