Said Iqbal Ungkap Penyebab Banyak Pabrik di RI Bangkrut, Ini Biang Keroknya
“Jadi bukan karena upah minimum perusahaan tutup, apa penyebab perusahaan tutup, catatan KSPI, satu daya beli internasional melambat akibat perang Rusia dan Ukraina, serta Amerika dan Iran, itu yang saya jumpai ketika saya ke lapangan,” tambahnya.
Pelemahan daya beli global, kata Said, turut menekan permintaan terhadap produk tekstil, garmen, dan sepatu. Padahal, sektor-sektor tersebut selama ini menyasar pasar ekspor.
Ketika pesanan dari pasar internasional berkurang, perusahaan harus menekan biaya operasional. Salah satu langkah efisiensi yang dilakukan yakni mengurangi jumlah pekerja.
Tekanan tersebut semakin berat karena biaya usaha di Indonesia dinilai masih tinggi. Menurut Said Iqbal, perusahaan harus menghadapi penurunan pendapatan penjualan, sementara biaya pajak, listrik, gas, dan bahan bakar minyak (BBM) tetap harus dibayar.
“Penyebab terjadinya PHK, turunnya pasar internasional akibat perang, daya beli turun, kedua ongkos produksi meningkat, biaya energi meningkat, BBM, gas, sehingga ongkos produksi meningkat dilakukan efisiensi produksi dengan cara mengurangi karyawan,” sambungnya.