Salat di Masjid Nabawi, Calhaj Indonesia Wafat dalam Posisi Sujud

iNews ยท Jumat, 20 Juli 2018 - 18:02 WIB
Salat di Masjid Nabawi, Calhaj Indonesia Wafat dalam Posisi Sujud

Calon jamaah haji (calhaj) Indonesia asal Cakung Jakarta Timur, Sugiarti. (Foto: Istimewa)

MADINAH, iNews.id – Raut penuh haru tampak tergores di wajah Sugiarti. Calon jamaah haji (calhaj) Indonesia asal Cakung, Jakarta Timur, itu baru saja kehilangan sang suami, Sukardi, yang sama-sama berangkat dengannya ke Tanah Suci, beberapa hari lalu.

Sukardi meninggal dunia tatkala menunaikan salat di Masjid Nabawi, Madinah al-Munawwarah. Pria itu menghadap ke haribaan Ilahi saat sedang dalam posisi bersujud. Saat ini, jenazah Sukardi telah dimakamkan di Madinah.

Sugiarti tampak syok begitu mendengar suaminya ternyata telah dipanggil oleh Yang Mahakuasa. Padahal, dia baru sehari menginjakkan kaki di Kota Madinah bersama Sukardi.

Sugiarti mengatakan, sebelum meninggal, Sukardi selalu mengingatkannya agar rajin mengunjungi Masjid Nabawi, mumpung keduanya berada di Madinah. Sugiarti dan suaminya adalah calon jamaah haji Kloter (Kelompok Terbang) 1 Embarkasi Jakarta. Mereka tiba di Madinah pada Selasa (17/7/2018) sore waktu Arab Saudi.

 


Sukardi wafat pada Rabu (18/7/2018) lalu. Di hari itu, sebelum Azan Asar berkumandang, Sukardi dan istrinya bergegas ke Masjid Nabawi untuk melaksanakan salat fardu berjamaah. Tak lama setelah azan dilantunkan oleh muazin, Salat Asar pun dimulai. Ketika menjalankan perintah Allah SWT itulah Sukardi meninggal dunia, saat sedang sujud pada rakaat kedua.

Namun, kabar kematian Sukardi tidak langsung diberitahukan kepada Sugiarti. Tujuannya adalah agar perempuan itu tidak syok tatkala mendengar kabar bahwa suaminya telah tiada. Beberapa waktu setelah kematian Sukardi, ada utusan yang datang ke Sugiarti.

“Saya udah beberapa kali ngebel (telepon), tapi enggak pernah diangkat sama suami. Lalu ada utusan datang ke saya, katanya ‘ustaz (petugas haji) mau ngomong’. Saya sudah firasat enggak enak di situ. Setelah saya tanya ‘ada apa Pak Ustaz?’, ternyata bapak (Sukardi) sudah enggak ada (meninggal),” tutur Sugiarti dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Di balik kesedihannya, muncul harapan di hati Sugiarti agar sang suami mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dia percaya, Sukardi meninggal di Masjid Nabawi dalam keadaan husnul khatimah.

Sukardi dan Sugaiarti mendaftar haji sejak 2007. Kini dia meninggalkan  seorang  istri dan dua anak.


Editor : Ahmad Islamy Jamil