Sandi Usul Debat Tanpa Panelis, Ma'ruf Amin: Paslon 01 Ikut Aturan KPU

Aditya Pratama · Selasa, 19 Februari 2019 - 16:14 WIB
Sandi Usul Debat Tanpa Panelis, Ma'ruf Amin: Paslon 01 Ikut Aturan KPU

KH Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)

SERANG, iNews.id – Calon wakil presiden nomor urut 02 KH Ma’ruf Amin merespons wacana debat kandidat Pilpres 2019 tahap ketiga yang diadakan tanpa panelis. Menurut Ma’ruf, pihaknya hanya berpatok pada ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita itu kan orang yang diatur, dan nanti TKN (Tim Kampanye Nasional Jokowi–Ma’ruf) tentu akan berunding, mana yang terbaik, mana yang paling bagus,” ujar Kiai Ma'ruf di kediamannya, Serang, Banten, Selasa (19/2/2019).

Dia berpendapat, kesepakatan terkait acara debat capres dirumuskan dalam pleno antara KPU, TKN, dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Uno. Soal nanti apakah debat tanpa panelis bisa dilakukan atau tidak, ketiga pihak itulah yang akan menentukan lewat musyawarah. Kiai Ma’ruf mengaku tak ingin ikut campur.

“Saya sih tidak ada usul apa-apa. Apa yang harus dilakukan ya kita lakukan,” ucap Ma’ruf.

BACA JUGA: Sandi Usul Debat Selanjutnya Tak Perlu Panelis, Ini Alasannya

Menurut dia, sebagai tim sukses Jokowi–Ma’ruf, TKN tentu merumuskan proses debat terbaik bagi pasangan calon nomor urut 01. Ma’ruf pun tak meragukan kompetensi para wakil TKN dalam diskusi dengan KPU dan BPN Prabowo–Sandi. “Jadi, kalau saya sama Pak Jokowi itu menerima apa yang menjadi ketentuan, itu saja,” tuturnya.

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, sebelumnya membuka wacana tentang peniadaan panelis di debat kandidat Pilpres 2019 tahap ketiga. Menurut Sandi, pertanyaan yang dirumuskan panelis tak mudah ditangkap masyarakat.

“Dan ada kekhawatiran bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah diketahui sebelumnya, baik oleh pasangan 02 maupun 01. Jadi, efektivitasnya sangat sangat tidak terasa,” kata Sandi di Jakarta, Senin (18/2/2019) kemarin.

Sandi melihat debat tanpa panelis juga memudahkan kandidat. Dia dan Ma'ruf Amin bisa saling beradu visi misi dengan leluasa tanpa terpaku pada pertanyaan panelis.


Editor : Ahmad Islamy Jamil