Satgas TNI di Kongo Gelar Operasi Putih, Berhasil Amankan 32 Senjata AK-47

Riezky Maulana ยท Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:03 WIB
Satgas TNI di Kongo Gelar Operasi Putih, Berhasil Amankan 32 Senjata AK-47

AK-47 yang DIserahkan ke TNI di Kongo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) kembali mengukir prestasi di tanah Afrika. Personel TNI berhasil mengamankan 32 pucuk senjata jenis AK-47 serta 43 orang milisi bersenjata secara sukarela melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para pemangku adat, di desa Nsela hingga Mapanda, Kongo, Senin (5/10/2020).

Dansatgas TNI RDB Konga Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menyampaikan bahwa perolehan senjata tersebut bukanlah hal yang didapat begitu saja, namun melalui proses yang cukup panjang. Prajurit yang dipimpinnya harus melakukan berbagai kegiatan patroli guna menjaga perdamaian dan keamanan di daerah misi.

Menurutnya, situasi dan kondisi saat ini di daerah misi dalam keadaan aman terkendali. Akan tetapi masih ada beberapa wilayah lainnya yang rawan tindakan kriminal seperti perampokan dan penyerangan oleh kelompok bersenjata.

"Perampokan dan penyerangan terhadap 60 warga sipil dan tujuh orang FARDC yang mengakibatkan empat orang meninggal dan tiga orang luka-luka terjadi di desa Nsela, belum lama ini," ujar Daniel dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Oleh karenanya, dia langsung memerintahkan Wadansatgas Mayor Inf Yossy Buanan untuk segera merencanakan operasi pemutihan di wilayah COB Bendera yang dipimpin Mayor Inf Ismail Taruna Vijaya sebagai komando pelaksana lapangan. Operasi diberi nama “Operasi Kuda Putih” dan melibatkan 80 personel Satgas yang terbagi menjadi empat tim, yakni tim pencari informasi, tim cimic dan dua tim pengamanan.

Sebelumnya, kata Daniel Satgas TNI RDB Konga dan CLA menjalin komunikasi dengan para pemimpin lokal N’Sela dan sekitarnya untuk menghubungi beberapa pemimpin kelompok bersenjata. Serta satu faksi MMAP yang diyakini selama ini selalu bermusuhan.

"Dalam kurun waktu yang tidak singkat melalui berbagai kegiatan patroli rutin disertai kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) akhirnya operasi ini membuahkan hasil positif yaitu berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat beserta menyerahkan peralatan perangnya," ujar Daniel.

Daniel mengatakan, Satgas TNI RDB Konga hingga saat ini telah berhasil menyadarkan sebanyak 329 orang milisi bersenjata. Kemudian mengamankan 133 pucuk senjata api dengan 436 butir munisi.

"Apresiasi luar biasa telah diberikan oleh masyarakat Demokratik Republik Congo, khususnya pemerintah dan Monusco atas rentetan prestasi yang dicapai oleh Satgas TNI RDB Konga XXXIX-B Monusco dalam rangka meningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan CIMIC terpadu dan aksi-aksi heroik melaksanakan mandatnya sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq