Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Ingatkan Elite yang Tak Bisa Kerja Sama Jadi Penyebab Negara Sulit Maju
Advertisement . Scroll to see content

Sebut Ada Mafia Alutsista, Pengamat Militer Ini Diminta Prabowo Ungkap ke Publik

Senin, 10 Mei 2021 - 07:33:00 WIB
Sebut Ada Mafia Alutsista, Pengamat Militer Ini Diminta Prabowo Ungkap ke Publik
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta identitas asli sosok yang disebut sebagai mafia alutsista diungkap ke publik. (Foto: Kemhan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyarankan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mengungkap secara gamblang sosok mafiaalutsista. Dalam beberapa kesempatan wawancara, Connie menyebut ada mafia alutsista berinisial Mr M.

Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak menuturkan Prabowo akan sangat berterima kasih apabila sosok tersebut dapat diungkap ke publik.

"Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sangat berterima kasih bila Bu Connie menyebutkan dan membuka saja siapa mafia yang dia sebut berinisial Mr M," ucap Dahnil dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Tak hanya mengungkap, Connie turut disarankan untuk melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau aparat kepolisian. Menurutnya, hal itu dilakukan agar tak menjadi sekadar rumor belaka yang bahkan berujung fitnah.

"Termasuk yang dia sebut ada industri pertahanan bayangan, sebutkan saja jenderal yang dia sebut-sebut bermain itu siapa? Apalagi Bu Connie menyebutkannya dengan embel-embel tidak memperoleh pengetahuan yang cukup terkait itu," tuturnya.

Lebih jauh dipaparkan Dahnil, di dalam tubuh Kementerian Pertahanan dan TNI banyak sekali jenderal-jenderal yang menginginkan perubahan. Akan tetapi sekarang malah menjadi korban tuduhan tak berdasar seperti itu.

Sebagai sosok akademisi, Dahnil menilai Connie harus menyampaikan sesuatu yang didasari data dan fakta. Menurut dia, akademisi bisa salah tapi tak boleh melakukan kebohongan.

"Tradisi akademisi itu adalah jujur dan menyampaikan sesuatu didasari oleh fakta dan data bukan rumor apalagi fitnah," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut