Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tahukah Anda, Komputer Tertua di Dunia Gunakan Kalender Lunar untuk Pelajari Bintang
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Bulan Februari, Kenapa Jumlah Harinya Lebih Sedikit?

Senin, 30 Januari 2023 - 11:20:00 WIB
Sejarah Bulan Februari, Kenapa Jumlah Harinya Lebih Sedikit?
Kalender 2023 (Foto/Freepik).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kalender masehi setiap bulannya setidaknya memiliki 30 hari, kecuali bulan Februari. Bulan tersebut hanya memiliki 28 hari jika tidak tahun kabisat. 

Kenapa jumlah harinya lebih sedikit?

Pada zaman dahulu, dalam 1 tahun hanya terdapat 10 bulan yang dimulai dari bulan Maret dan diakhiri di bulan Desember. Akan tetapi 10 bulan dalam 1 tahun tidak sesuai dengan perubahan musim dan hitungan hari per tahun hanya berjumlah 304 hari. 

Raja Roma, Numa Pompilius, pada tahun 700 SM menambahkan jumlah bulan yang semula 10 menjadi 12 bulan, dengan Februari menjadi bulan penutupan dalam 1 tahunnya.

Dengan penambahan bulan ini, hari dalam satu tahun juga bertambah. Sebelumnya hanya ada 304 hari menjadi 354 atau 355 dengan perhitungan. Berikut jumlah hari setiap dikutip dari berbagai sumber:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut