Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantin di Indramayu, 11 Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Jalur Pantura yang Dibangun Paksa oleh Daendels Pakai Kerja Rodi

Jumat, 21 April 2023 - 13:18:00 WIB
Sejarah Jalur Pantura yang Dibangun Paksa oleh Daendels Pakai Kerja Rodi
Sejarah Jalur Pantura (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Jalur Pantura atau yang dikenal dengan Jalan Daendels atau Jalan Raya Pos ini menjadi penghubung wilayah di sekitar pantai dan pedalaman. Meskipun masih berupa jalan kecil, namun keberadaan jalur tersebut sangat membantu dalam aktivitas pendistribusian barang. 

Berdasarkan sejarah jalur Pantura, jalan raya Daendels sebenarnya tidak seluruhnya melalui Pantai Utara Jawa, namun ada sebagian jalan yang melewati pedalaman Jawa Barat, seperti Bogor, Depok, Bandung, Sumedang. Jadi, jalan tersebut tidak bisa dikatakan sebagai satu unit kesatuan transportasi darat di Pantai Utara Jawa. 

Selama pembangunan jalur ini, bukan rahasia lagi bisa banyak korban jiwa yang berjatuhan. Pasalnya, Daendels menerapkan sistem kerja paksa atau yang lebih dikenal dengan nama kerja rodi.

Pembangunan jalur dibagi atas 2 tahap. Tahap pertama, Daendels membuat jalur dari Pelabuhan Merak ke Ujung Kulon pada tahun 1808. Kemudian, pembangunan jalan dari Anyer, Batavia, hingga Merak dilaksanakan.

Setahun berikutnya, ia kembali membangun jalur yang menghubungkan Pandeglang dan Semarang. Terakhir, Daendels membangun jalur antara Semarang dan Demak. Peran penting jalur warisan Daendels itu terasa hingga kini, ratusan tahun usai jalan dibangun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut