Sejarah Kota Atlantis yang Penuh Misteri, Kini Hilang bak Ditelan Bumi
JAKARTA, iNews.id - Siapa yang tidak pernah mendengar kota Atlantis? Ya, kota legendaris ini disebut pernah ada dalam sejarah dunia dan tercatat sebagai kota terkaya. Saking misteriusnya keberadaan kota ini, Atlantis sampai disebut sebagai kota misterius.
Melansir History, Atlantis adalah negara pulau mitos yang ada dalam dialog Plato bertajuk Timaeus dan Critias. Selama lebih dari dua ribu tahun, kota ini menjadi daya tarik bagi berbagai filsuf dan sejarawan di seluruh dunia.
Salah satu filsuf yang menggambarkan Atlantis adalah Plato. Ia menganggap Atlantis sebagai sebuah kerajaan kuat dan maju yang sudah tenggelam hanya dalam sehari. Kota tersebut hilang ditelan laut pada 9.600 SM.
Hingga detik ini, kebenaran cerita Plato tersebut tidak dapat diketahui. Banyak pihak yang menganggap kisah dari Plato hanya dongeng belaka, namun ada pula yang menganggap bahwa kisah itu nyata dan bagian dari sejarah.
Plato menyebut Atlantis sebagai kota besar, mewah, dan megah, dengan budayanya yang sangat maju. Bahkan, kota Atlantis memiliki konstitusi negara yang baik dan sangat tertata.
Filsuf asal Yunani itu mengisahkan bahwa Atlantis didirikan oleh seseorang setengah dewa setengah manusia. Pendiri Atlantis menciptakan peradaban dengan angkatan laut yang luar biasa. Bangunan dan rumah megah terlihat di kota itu, dengan parit lebar dan kanal.
Atlantis pun kaya akan emas, perak, logam mulia, dan ramai diisi satwa eksotis. Pada tahun 1627, Francis Bacon, seorang ilmuwan dan filsuf Inggris, menulis sebuah buku berjudul The New Atlantis. Berangkat dari deskripsi yang diutarakan Plato, Bacon menceritakan Atlantis sebagai tempat yang sangat maju, baik dari sisi politik dan kehidupan masyarakatnya secara keseluruhan.
Bacon menulis bahwa Atlantis berada di pulau yang ada di samudera dan tidak diketahui namanya. Perdebatan mengenai Atlantis tidak terbatas pada eksistensi atau keberadaan kota ini, namun juga mengacu pada letaknya.
Britannica menyebut bahwa kota Atlantis berada di sebelah barat Selat Gibraltar. Atlantis juga disebutkan sebagai pulau yang terdiri atas gabungan Asia kecil dan Libya. Namun, sebagian peneliti meyakini bahwa kota Atlantis di Indonesia.
Dalam laman resminya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerangkan bahwa beberapa arkeolog asal Amerika Serikat (AS) mempercayai bahwa Atlantis dulunya bernama Sunda Land, yang merupakan satu pulau besar. Artinya, wilayah tersebut berada di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Jadi, para peneliti AS yakin bahwa Atlantis adalah Indonesia. Sekitar 11 ribu tahun lalu, wilayah tersebut tenggelam akibat banjir besar, tanda berakhirnya zaman es. Selain itu, hilangnya Atlantis juga terjadi akibat gempa bumi dahsyat yang sanggup menenggelamkan Atlantis dan seisinya hingga ke dasar laut.
Terlepas dari keyakinan peneliti AS tentang keberadaan kota Atlantis di Indonesia, ada juga yang meyakini bahwa Atlantis berada di lepas pantai Spanyol. Jadi, bagaimana menurut kamu tentang keberadaan dan sejarah Atlantis?
Editor: Puti Aini Yasmin