Sekjen PDIP Sebut Pilkada 2020 Momentum untuk Mendorong Belanja

Felldy Utama ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 02:32 WIB
Sekjen PDIP Sebut Pilkada 2020 Momentum untuk Mendorong Belanja

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar serentak di 270 daerah pada 9 Desember 2020. Namun, pesta demokrasi di 9 daerah, 224 kabupaten dan 37 kota kali ini berbeda karena berada di tengah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, pilkada serentak 2020 momentum bagi para calon kepala daerah menunjukkan komitmen dan pikirannya membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

"Pilkada juga momentum untuk mendorong belanja yang saat ini menjadi concern terkait penurunan ekonomi salah satunya dipicu penurunan konsumsi domestik," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/8/2020) malam.

PDI Perjuangan, menurut Hasto, mendukung sikap Pemerintah dan DPR yang tetap melaksanakan pilkada serentak 2020 di tengah desakan penundaan akibat pandemi Covis-19. Bagi PDIP, pilkada merupakan pematangan demokrasi sehingga rakyat bisa memilih siapa pemimpinnya.

Di sisi lain, Hasto mengakui, pilkada di tengah pandemi Covid-19 bukan perkara mudah. Namun justru karena pandemi itu pula, maka periodisasi kepemimpinan di daerah tak boleh ditunda.

"Rakyat harus mendapatkan kepastian. Tak boleh pemimpin daerah kosong karena pilkada ditunda. Maka PDI Perjuangan mendorong pilkada harus dilaksanakan karena itulah jawaban kita atas rakyat," tuturnya.

Pilkada, Hasto memaparkan, juga merupakan ujian bagi para calon kepala daerah untuk menunjukkan komitmen dan kedisiplinannya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mereka harus mampu menyajikan kepada rakyat apa saja solusi yang mereka miliki sebagai jawaban atas berbagai permasalahan rakyat akibat dampak pandemi.

"Jadi pilkada ini sekaligus momen bagaimana calon kepala daerah memiliki agenda prorakyat terkait isu sosial, ekonomi, dan lain-lain," ujar pria kelahiran Yogyakarta ini.

Hasto menuturkan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan kesulitan berkaitan dengan banyaknya pengangguran dan peningkatan kemiskinan. Semua mengetahui Pemerintahan Jokowi terus mengambil langkah komprehensif sehingga negara hadir membantu rakyat.

Oleh karena itu, pilkada dapat menjadi momentum bagi para calon kepala daerah untuk mendorong agenda perubahan struktural di dalam kehidupan perekonomian rakyat.

Editor : Djibril Muhammad