Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Buka Lapangan Kerja bagi Warga Terdampak Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Seskab Teddy Sebut Huntara untuk Korban Bencana Sumatra Rampung dalam 2 Minggu 

Kamis, 08 Januari 2026 - 10:05:00 WIB
Seskab Teddy Sebut Huntara untuk Korban Bencana Sumatra Rampung dalam 2 Minggu 
Seskab Teddy Indra Wijaya saat menerima sejumlah menteri dan pimpinan BUMN di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (7/1/2026) malam. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan pemerintah bergerak cepat menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor Sumatra. Ditargetkan huntara akan rampung dalam dua minggu ke depan. 

Hal ini diungkapkan Teddy usai menerima sejumlah menteri dan pimpinan BUMN di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (7/1/2026) malam. Informasi ini dibagikan melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet.

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Direktur Utama Waskita, Adhi Karya, Wijaya Karya, Nindya Karya, Hutama Karya, Pembangunan Perumahan (PP), dan Brantas Abipraya.

Seskab Teddy mencatat tiga hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, terkait pembangunan rumah hunian yang dibangun Danantara. 

"Dalam dua minggu ke depan rumah hunian di Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman dan Agam akan jadi dan siap digunakan," ujar Teddy dikutip, Kamis (8/1/2026).

Kedua, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pembersihan dan pemulihan kembali seluruh fasilitas umum (jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air dan perkantoran) secara masif dan cepat.

"Kementerian PU juga sedang membangun rumah hunian di Aceh yang akan jadi pada awal Februari," tuturnya.

Ketiga, Teddy menyebut setelah satu bulan pascabencana, pemerintah terus berkoordinasi dengan setiap bupati dan wali kota karena keinginan warga terdampak yang beragam terkait hunian. 

"Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain dan lain sebagainya. Pemerintah secepat mungkin membangun hunian, untuk kemudian para bupati yang memobilisasi warga yang menempatinya," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut