Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, Listyo Sigit Sempat Dilepas Sebelum Ditetapkan Tersangka Penyadapan Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Siapa Dalang di Balik Penyadapan Prabowo dan Apa Motifnya? Ini Kata Istana

Rabu, 04 November 2026 - 15:02:00 WIB
Siapa Dalang di Balik Penyadapan Prabowo dan Apa Motifnya? Ini Kata Istana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istana Kepresidenan mengaku belum mengetahui motif di balik dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira tinggi Polri sebagai tersangka.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pihak Istana masih mempertanyakan tujuan tindakan tersebut. Pemerintah pun menunggu hasil penyidikan yang saat ini dilakukan aparat kepolisian.

"Kita juga bertanya-tanya tadi sebagaimana yang teman-teman media tanyakan, ini tujuannya untuk apa," ucap Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Prasetyo juga mengungkapkan Istana belum mendapatkan informasi secara terperinci mengenai pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik tindakan penyadapan ilegal tersebut.

Menurutnya, pengungkapan pihak-pihak yang terlibat masih menjadi bagian dari proses penyidikan kepolisian. Hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah proses tersebut berjalan.

"Secara detail belum, ya, karena itu kan masih proses yang sekarang sedang dilakukan oleh teman-teman di Kepolisian. Nanti pada waktunya pasti akan disampaikan kepada teman-teman media dan kepada seluruh masyarakat," kata dia.

Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan tiga jenderal polisi sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Mereka yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Eko Hadi Santoso dan Irjen Ahrie Sonta.

Dugaan tindak pidana itu berlangsung sepanjang periode 2025-2026. Sejumlah nomor telepon diduga dimasukkan ke dalam server Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa melalui proses verifikasi.

Selain nomor telepon Prabowo, penyadapan diduga menyasar pejabat negara, tokoh politik, media massa, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) hingga kalangan pengusaha.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut