Sinergi dengan Kementerian HAM, Pemprov Jabar Dorong Implementasi HAM di Berbagai Sektor
Erwan berharap forum sinergi lintas sektoral ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan langkah konkret yang aplikatif di berbagai bidang.
"Ini menunjukkan bahwa kita bergerak dari wacana menuju komitmen, dan dari komitmen menuju tindakan nyata. Penghormatan terhadap HAM adalah hasil kerja bersama, bukan hanya tanggung jawab satu institusi," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, mengapresiasi terselenggaranya forum sinergi ini sebagai bagian dari upaya membumikan nilai-nilai HAM di tengah masyarakat.
Pigai menyebutkan, salah satu mandat utama kementeriannya adalah membangun kesadaran publik mengenai pentingnya HAM sebagai penopang kemajuan peradaban.
"Kegiatan ini adalah wujud pelayanan langsung kami kepada masyarakat untuk membangun kesadaran tentang HAM. Ketika masyarakat memahaminya, mereka turut serta membangun peradaban yang lebih baik," ujarnya.
Dia menekankan bahwa nilai-nilai HAM harus terus diterapkan di segala aspek kehidupan, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan, dunia usaha, hingga komunitas, sehingga perlindungan hak asasi manusia tumbuh menjadi budaya yang mengakar.
Melalui sinergi kuat lintas sektor ini, Pemda Provinsi Jabar berkomitmen untuk menciptakan ekosistem HAM yang inklusif. Keberhasilan HAM di Jabar ke depan tidak hanya akan diukur dari tingginya angka penilaian administratif, tetapi juga harus dirasakan langsung wujudnya lewat kebijakan pro-rakyat, pelayanan publik prima, dan iklim usaha yang menghargai hak-hak warga negara.
Editor: Rizqa Leony Putri