Sinyal Terakhir Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak Terdeteksi di Pulau Sebesi
Nezar menuturkan, pancaran sinyal IMEI terakhir terdeteksi pada 7 September 2026 petang, sebelum rombongan kapal kehilangan kontak. Tim SAR kemudian melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi.
“Jadi memang mulai ditelusuri dari kontak terakhirnya ada di mana. Dan terakhir ditelusuri itu pukul 18.00 kurang lebih ya di tanggal 7 September, itu ada kontak, ada sinyal di daerah Pulau Sebesi itu. Dan sudah dilakukan penyisiran, pencarian, dan hari ini juga lagi dikerahkan,” tambah dia.
Sementara itu, pada hari kelima operasi SAR, pencarian diperkuat di sekitar perairan dan daratan Pulau Sebesi. Sebelumnya, sejumlah material keselamatan seperti rompi pelampung atau life jacket ditemukan di laut.
Namun, hasil pemeriksaan Polairud belum menemukan indikasi material tersebut berkaitan langsung dengan rombongan yang hilang.
“Hari ini juga di Pulau Sebesi pencarian dilakukan lebih intens di situ. Dan juga sepanjang 5 hari ini ada beberapa yang ditemukan di laut, misalnya seperti life jacket dan lain itu, tapi itu hasilnya nihil setelah ada pengecekan dari Polairud,” tutur Nezar.
Selain pencarian di sekitar Pulau Sebesi, Basarnas bersama TNI Angkatan Laut dan Polairud mengerahkan 14 kapal serta satu helikopter untuk menyisir sejumlah titik.
“Tadi Basarnas bersama dengan TNI Angkatan Laut, juga dengan Polairud, sudah menjelaskan langkah-langkah yang sudah dilakukan, termasuk juga mengerahkan 14 kapal dan plus juga dengan satu helikopter hari ini terus melakukan pencarian,” kata dia.
Editor: Puti Aini Yasmin