Soal Kebijakan Pelonggaran Masker, Dosen Unpad Ingatkan Waspada: di Inggris Harus Pakai Lagi karena Kasusnya Naik

puti aini yasmin ยท Jumat, 20 Mei 2022 - 11:23:00 WIB
Soal Kebijakan Pelonggaran Masker, Dosen Unpad Ingatkan Waspada: di Inggris Harus Pakai Lagi karena Kasusnya Naik
Aturan Pelonggaran Masker (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memberikan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka. Merespons hal itu, dosen dari Universitas Padjadjaran (Unpad) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada belajar dari kasus di Inggris.

Menurut Dosen Departemen Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran, Unpad, Yulia Sofiatin kasus yang terjadi di Inggris mencontohkan pelonggaran masker membuat kasus Covid-19 meningkat.

“Kita harus tetap hati-hati. Jangan sampai seperti di Inggris yang pernah menerapkan pelonggaran masker, tetapi harus pakai lagi karena kasusnya naik,” kata Yulia dikutip dari laman resmi Unpad, Jumat (20/5/2022).

Lebih lanjut, Yulia menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seseorang bila ingin melepas masker. Pertama adalah orang tersebut telah menerima vaksin lengkap dengan booster untuk menurunkan risiko tertular Covid-19.

Kemudian, orang tersebut juga harus memiliki kondisi tubuh yang sehat, tidak dalam kondisi sakit atau komorbid. Jika memiliki komorbid atau sedang sakit, maka orang tersebut tetap diwajibkan memakai masker.

“Virusnya sebenarnya bukan sudah tidak ada, tetapi masih ada. Karena itu, kita harus lihat pengalaman negara lain yang euforia tidak pakai masker, tetapi (kasusnya) muncul lagi. Mudah-mudahan di kita jangan sampai seperti itu,” tutur dia.

Meski demikian, Yulia menilai ruang terbuka lebih aman untuk melepas masker dibanding dengan ruangan tertutup. Sebab, penularan virus Covid-19 berasal dari droplet virus di udara.

“Kita sudah pelajari lama dan melihat bahwa virus (Covid-19) menular di udara lewat droplet. Droplet ketika di udara terbuka mudah terencerkan oleh angin dan matahari,” ujar dia.

Virus yang keluar dalam ruang terbuka akan mengering dari paparan sinar matahari sehingga tidak bisa hidup. Sedangkan, di ruang terbuka droplet akan sulit mati.

Namun, Yulia tetap menjelaskan tidak semua ruang terbuka aman untuk membuka masker. Ia mencontohkan ruang terbuka yang padat juga memiliki potensi penularan virus yang tinggi, seperti di pasar hingga tempat konser.

"Kalau di luar ruangan yang cukup padat, misalnya di pasar, terminal, nonton konser, atau nonton sepakbola, dengan jumlah orang yang cukup berdekatan, tetap harus pakai masker. Kalau jalan bersama 3-5 orang itu masih bisa buka masker, asal jaga jarak,” ucap Yulia.

Editor : Puti Aini Yasmin

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda