Soal Pembentukan PAN Reformasi, Kubu Zulkifli: Jangan Provokasi Amien Rais

Felldy Utama ยท Kamis, 12 Maret 2020 - 12:09 WIB
Soal Pembentukan PAN Reformasi, Kubu Zulkifli: Jangan Provokasi Amien Rais

Pendiri PAN, Amien Rais. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, meminta para kader PAN yang tidak masuk ke dalam kepengurusan periode 2020-2025 agar tidak membuat situasi menjadi panas dengan menyeret-nyeret Amien Rais ke dalam agenda politik pribadi masing-masing. Hal itu diungkapkan Mauladi setelah muncul usulan pembentukan partai baru bernama PAN Reformasi.

Dia pun meminta kepada semua kader partainya menerima hasil Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, beberapa waktu lalu. Menurut dia, hasil itu adalah keputusan yang sah, legal, dan konstitusional. Di mana, kata Mauladi, salah satu agenda kongres yakni pemilihan ketua umum juga berjalan dengan lancar, sesuai dengan peserta yang sah dan memiliki hak pilih.

“Jika setelah kalah berkompetisi lalu merasa berkeberatan dengan hasil keputusan kongres, silahkan menggugat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkap Mauladi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2020).

Dia pun mengingatkan kepada kader yang tidak terakomodasi di kepengurusan baru untuk menghindari kegaduhan. Jangan sampai ada yang menjadi provokator dengan memanfaatkan figur Amien Rais untuk menjadi alat legitimasi atas ketidakpuasan hasil kongres.

“Jangan memprovokasi Pak Amien Rais menjadi cap stempel demi agenda politik pribadi dan ambisi kader yang kecewa,” ujarnya.

Menurut dia, tidak mungkin Ketua Umum Zulkifili Hasan menyingkirkan Amien Rais dari PAN. Itu lantaran sosok Amien sebagai salah satu pendiri PAN, tokoh reformasi, dan figur yang tidak bisa dilepaskan dari partai berlambang matahari itu. Bahkan, kata dia, di setiap hasil survei, partainya selalu diidentikkan dengan Amien.

“Pak Amien identik dengan PAN. Dan Bang Zul (Zulkifli), Bang Hatta Rajasa, Mas Sutrisno Bachir itu murid dan santrinya Pak Amien. Sampai kapan pun, Pak Amien tidak tergantikan,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil