Struktur Teks Inspiratif, Pengertian, Ciri dan Contohnya Lengkap
Tak cuma belajar struktur teks inspiratif, pahami juga melalui contohnya seperti dikutip dari buku "Bahasa Indonesia" Untuk SMP Kelas IX terbitan Penerbit Duta.
Ibu Satu Mata
Ibuku hanya memiliki satu mata. Ketika aku tumbuh dewasa, aku membencinya karena hal itu. Aku benci perhatian tak diundang yang aku dapatkan ketika Ibu berada di sekolah. Aku benci bagaimana anak-anak lain menatapnya dan memalingkan muka dengan jijik. Tiap kali Ibu datang untuk mengunjungiku di sekolah, rasanya aku ingin dia menghilang. Aku merasakan gelombang kebencian terhadap wanita yang membuatku menjadi bahan tertawaan di sekolah ini.
Ibuku bekerja di dua macam pekerjaan untuk menafkahi keluarga. Ibu bekerja dengan tidak kenal lelah. Tetapi aku justru malu dengan keadaannya itu dan tidak ingin terlihat pada saat apa pun bersama dia.
Bahkan, pernah saat kemarahanku sedang memuncak, aku mengatakan kepadanya bahwa aku ingin dia mati saja. Aku benar-benar tidak peduli dengan perasaannya.
Setelah tumbuh dewasa, aku melakukan apa pun dengan sekuat tenaga untuk menjauhkan diriku dari ibu. Oleh sebab itulah, aku belajar keras hingga akhirnya aku mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Betapa senangnya aku! Jadi, aku tidak akan bertemu dengannya lagi. Setelah itu, aku menikah dan mulai membesarkan keluargaku sendiri. Aku sibuk dengan pekerjaan dan keluarga, demi kebahagiaan anak-anakku tercinta. Aku bahkan tidak pernah memikirkan ibuku lagi.
Namun, tanpa disangka, pada suatu hari, ibuku datang mengunjungi rumahku. Wajah dengan mata satunya itu membuat anak-anakku takut sehingga mereka mulai menangis. Aku marah kepada ibuku karena muncul mendadak. Aku pun melarangnya masuk.
Kemudian, aku berteriak, “Jangan pernah ke sini lagi dan ke kehidupan keluarga baru saya!”.
Ibu hanya diam dan meminta maaf, lalu pergi tanpa berkata apa-apa lagi.
Pada suatu ketika, sebuah undangan untuk reuni sekolah membawaku kembali ke kampung halamanku setelah sepuluh tahun lamanya kutinggalkan. Aku tidak bisa menolak berkendara melewati rumah masa kecilku dan mampir ke gubuk tua tempat ibuku tersebut. Seorang tetangga mengatakan kepadaku bahwa ibuku sudah meninggal dan menitipkan surat untukku.
Beginilah surat ibu:
Anakku sayang,
Ibu harus memulai surat ini dengan meminta maaf karena telah mengunjungi rumahmu tanpa pemberitahuan dan menakuti anak-anakmu yang cantik. Ibu juga sangat menyesal karena ibu adalah wanita yang memalukan dan sumber penghinaan bagimu sejak kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa.
Ibu sudah mengetahui bahwa kamu pasti akan datang kembali ke kota ini untuk reuni sekolah. Ibu mungkin tidak lagi berada di tempat ini ketika kamu ke sini dan ibu pikir, itu adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu sebuah insiden ketika kamu masih kecil.
Tahukah kamu, anakku sayang? Kamu mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan satu matamu. Ibu sangat terpukul karena terus memikirkan bagaimana nasib anakku tersayang ini apabila ia tumbuh hanya dengan satu mata. Ibu ingin kamu dapat melihat dunia yang indah ini dengan sempurna. Karena itu, Ibu memberikan padamu sebelah mata Ibu kepadamu.
Anakku sayang, Ibu selalu memikirkanmu dan akan selalu mencintaimu dari lubuk hati Ibu yang terdalam. Ibu tidak pernah menyesali keputusan Ibu untuk memberikan kamu kemampuan untuk menikmati hidup yang lengkap.
Dari: Ibumu tersayang.
Setelah membaca surat dari Ibu, air mataku menetes. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku sangat menyesal. Sejak itu, aku selalu menyalahkan diriku sendiri, mengapa dulu aku tidak pernah sedikit pun bersikap baik kepada Ibu. Aku bahkan tega menghilangkan dirinya dari kehidupanku, padahal Ibu selalu ada untuk membantuku.
Itu dia struktur teks inspiratif, mulai dari pengertian hingga contoh. Sekarang sudah paham kan struktur teks inspiratif? Semoga artikel di atas bisa membantu ya.
Editor: Puti Aini Yasmin