Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suahasil Disambut Meriah Pegawai Kemenkeu, Instruksikan Bikin Bangga Masyarakat Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Suahasil Pastikan Lanjutkan Program Prioritas Kemenkeu: Jaga APBN, Stabilkan Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 20:24:00 WIB
Suahasil Pastikan Lanjutkan Program Prioritas Kemenkeu: Jaga APBN, Stabilkan Ekonomi
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, Kementerian Keuangan akan fokus melanjutkan seluruh tugas, fungsi, serta program kerja prioritas yang telah berjalan, ketimbang mengubah kebijakan secara mendasar. Hal itu disampaikan Suahasil saat menjawab pertanyaan awak media mengenai keberlanjutan arah kebijakan perpajakan, bea cukai, hingga penanganan rokok ilegal.

"Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, kita bukan masalah berubah-berubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi," kata Suahasil di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menanggapi pertanyaan spesifik terkait penindakan rokok ilegal yang marak beredar, Suahasil menekankan komitmen Kemenkeu, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah pimpinan Djaka Budhi Utama, untuk terus menggempur berbagai praktik ilegal di lapangan.

"Yang soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya, tadi Pak Djaka ada pakai baju putih Pak. Pak Djaka gempur terus, sepakat, ya kan? Pak Djaka telah bekerja dengan teman-teman, teman-teman Direktorat, Jenderal Bea Cukai, sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat, dan akan kita lanjutkan terus. Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," ujarnya.

Selain itu, Suahasil merespons penantian publik dan media terkait publikasi data kinerja fiskal bulanan (APBN KiTa) yang sempat tertunda. Dia berjanji akan merilis laporan data APBN periode Juli dan Agustus secara sekaligus (dirapel) dengan cakupan data yang lengkap.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut