JAKARTA, iNews.id – Indikator Politik Indonesia mengungkapkan elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (Cawapres) meningkat tajam. Bahkan peningkatannya jauh lebih signifikan dibandingkan empat kandidat cawapres lain.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan dukungan terhadap para kandidat cawapres sebenarnya tak banyak berubah secara umum. Namun berbeda dengan keterpilihan Erick Thohir.
Ini Bukti Ketangguhan Bom Kluster Iran Hancurkan Rumah-rumah Israel
“Secara umum dukungan terhadap calon wakil presiden tidak banyak berubah, kecuali Erick Thohir yang meningkat cukup besar,” ujar Burhanuddin saat menyampaikan hasil Survei Nasional: Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik dalam Dua Surnas Terbaru di Jakarta, Minggu (26/3/2023).
Dalam temuannya tersebut, Indikator menemukan kecenderungan naiknya elektabilitas nama Erick Thohir stabil pada berbagai pola survei tokoh yang paling pantas sebagai calon wakil presiden, baik pada simulasi 18 nama, 9 nama, 7 nama maupun 5 nama.
Survei Cawapres Indo Barometer, Erick Thohir Teratas Disusul Khofifah
Pada pola 18 nama, elektabilitas Erick Thohir meningkat dari 8,8 persen pada Desember 2022 menjadi 12,9 persen pada Februari 2023. Demikian juga dengan pola survei 9 nama, elektabilitas Erick Thohir pun meningkat dari 10,3 persen pada Desember 2022 menjadi 14,5 persen pada Februari 2023.