Tak Hanya di Indonesia, Ini 7 Kasus Penumpang Merokok di Pesawat
JAKARTA, iNews.id – Maskapai penerbangan Citilink menurunkan paksa penumpang yang nekat merokok di tangga pesawat QG 156 tujuan Jakarta (Halim Perdanakusuma)-Denpasar, Minggu 25 Februari 2018. Tindakan ini dilakukan demi keselamatan penerbangan.
Larangan merokok dalam pesawat sudah menjadi peraturan internasional. Orang pertama yang menyerukan larangan itu adalah Ralph Nader, seorang advokat, penulis dan aktivis politik Amerika Serikat yang juga pegiat lingkungan.
United Airlines kemudian menerapkan peraturan larangan merokok bagi penumpang pesawatnya pada 1971. United Airlines sekaligus tercatat sebagai maskapai pertama di dunia yang menerapkan regulasi ini.
Dewan Aeronautika Sipil (CAB) AS selanjutnya memberlakukan aturan ini secara terbatas pada 1973 dan menerapkan penuh pada 1984. Pada 1989 Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan aturan soal larangan merokok. Menurut FAA, semua benda yang mengeluarkan api bisa berbahaya bagi penerbangan.
Departemen Transportasi Nasional AS (USDOT) bahkan memperluas aturan ini berupa larangan merokok elektrik di pesawat yang diberlakukan mulai 2015.
Meski telah berlaku global, beberapa kasus menunjukkan adanya penumpang yang nekat merokok dalam pesawat dengan berbagai alasan. Berikut kasus-kasus yang terjadi di berbagai negara:
Penumpang AirAsia, Kuala Lumpur
Li Jin Ming, seorang turis asal China membuat penumpang pesawat Air Asia panik luar biasa. Dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Tawau, pria 41 tahun itu masuk ruang toilet pesawat (lavatory) dan merokok. Asap rokok akhirnya membuat alarm tanda kebakaran berbunyi. Ini yang memicu kepanikan. Li akhirnya diamankan petugas keamanan bandara (avsec) ketika pesawat mendarat di Bandara Tawau. Pria dari Yunnan itu akhirnya dihukum denda 6.000 ringgit Malaysia.
Penumpang Ryan Air, Inggris
Awak kabin Ryanair nomor penerbangan 4331 memergoki seorang penumpang yang merokok di toilet saat tengah malam. Ketika itu pesawat dalam perjalanan dari Tenerife menuju Manchester, Inggris. Tiba di Bandara Manchester, awak kabin menunggu selama hampir 20 menit sebelum petugas bandara dan kepolisian datang. Penumpang itu diturunkan dengan pengawalan ketat untuk menjalani pemeriksaan.
Penumpang Virgin Air, Brisbane
Seorang penumpang pesawat Virgin Air VA106 tertangkap sedang merokok di toilet, sekitar 1,5 jam setelah take-off dari Wellington, Selandia Baru. Pesawat menuju Brisbane, Australia, 17 Oktober 2017.
Gara-gara asap rokok, alarm pun berbunyi dan sempat menimbulkan kepanikan. Saat mendarat, perempuan itu lantas diamankan petugas bandara.
Penumpang Southwest Airlines, Oregon
Valerie Curbelo membuat gempar penumpang pesawat Southwest Airlines yang terbang dari Portland, Oregon, Amerika Serikat, pada 12 Februari 2017. Perempuan 24 tahun itu terbukti membawa rokok dan korek api saat hendak ke toilet pesawat.
Begitu awak kabin mengetahui dan berusaha mencegahnya, Curbelo menjadi agresif. Dia mengancam bakal membunuh semua penumpang dan awak pesawat. ”I’ll kill everybody on this plane,” teriaknya. Curbelo diamankan saat pesawat mendarat di Bandara Sacramento.
Kasus di Indonesia:
Penumpang Citilink, Jakarta
Iwan Limau, penumpang pesawat QG 156 tujuan Jakarta Halim-Denpasar nekat merokok saat keluar dari boarding gate menuju pesawat, Minggu, 25 Februari 2018. Tindakanya berlanjut saat hendak menaiki tangga pesawat. Padahal pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur. Petugas keamanan bandar akhirnya menurunkan paksa Iwan.
Penumpang Batik Air, Makassar
Penumpang pesawat Batik Air nomor penerbangan ID-6195 diamankan petugas aviation security (avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, setelah pesawat mendarat pada 27 September 2017. Bahar, penumpang asal Halmahera, itu sebelumnya tepergok awak pesawat sedang merokok di toilet.
Oknum Pilot Lion Air, Denpasar
Penumpang pesawat Lion Air, AR, melaporkan kasus dugaan pilot dan sejumlah kru pesawat yang ditumpanginya merokok dalam kokpit. Peristiwa pada Februari 2017 itu bermula ketika AR yang duduk di kursi 34D tiba-tiba diminta awak pesawat ke kokpit dengan alasan pilot mengenalnya.
Di kokpit, ternyata AR diajak untuk merokok. Dia juga ditawari minuman beralkohol. Dalam laporannya AR mengaku melihat pilot merokok saat itu. Saat kasus itu mencuat, Lion Air kemudian melakukan investigasi. "Kami juga menonaktifkan mereka dalam rangka pemeriksaan," kata Manajer Humas Lion Air Group Andy M Saladin ketika itu.
Editor: Zen Teguh